Demonstran membawa spanduk bergambar foto pemimpin militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing di Yangon pada Sabtu, 3 Juli 2021. (STR / AFP)
Demonstran membawa spanduk bergambar foto pemimpin militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing di Yangon pada Sabtu, 3 Juli 2021. (STR / AFP)

Foto Pemimpin Militer Myanmar Dibakar di Hari Ulang Tahunnya

Internasional konflik myanmar aung san suu kyi Min Aung Hlaing Kudeta Myanmar Protes Myanmar
Marcheilla Ariesta • 03 Juli 2021 16:47
Yangon: Sekelompok pedemo membakar peti mati tiruan yang ditempeli gambar pemimpin militer Myanmar, Min Aung Hlaing. Aksi tersebut dilakukan para pedemo antikudeta di hari ulang tahun sang jenderal.
 
Ungkapan kebencian para pedemo dituliskan dalam karangan bunga pemakaman di wilayah Theinzayet. Protes serupa banyak terjadi di negara bagian Myanmar lainnya.a
 
"Kami membakar ini sebagai bentuk kutukan," ucap seorang pengunjuk rasa di kota Mandalay, dilansir dari Malay Mail, Sabtu, 3 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Militer Myanmar belum menanggapi permintaan komentar terkait aksi pembakaran ini.
 
Min Aung Hlaing mengambil alih kekuasaan lewat kudeta militer apda 1 Februari lalu. Ia menggulingkan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi karena menganggap pemilu November 2020 lalu dipenuhi kecurangan.
 
Baca:  PBB ke Militer Myanmar: Bebaskan Aung San Suu Kyi Sekarang!
 
Langkah kudeta militer memukul mundur kemajuan satu dekade reformasi demokrasi di Myanmar, yang telah membawa keluar negara tersebut dari pemerintahan junta sebelumnya.
 
Jenderal Min Aung Hlaing seharusnya sudah pensiun setelah ulang tahunnya ke-65. Namun, usia wajib pensiun itu dibatalkan usai kudeta.
 
Protes terus terjadi setiap hari di banyak wilayah di Myanmar sejak kudeta. Dari berbagai elemen masyarakat, tenaga kesehatan turut hadir di garis depan aksi protes menentang kudeta. Hal ini membuat sistem kesehatan Myanmar kolaps di tengah pandemi Covid-19.
 
Berdasarkan data terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 880 orang tewas dalam bentrokan antara pedemo dengan pasukan keamanan sejak kudeta di Myanmar. Sementara itu, lebih dari 5.200 individu penentang kudeta masih ditahan pihak militer.

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif