Banjir akibat Bada Tropis Nalgae di Filipina./AFP
Banjir akibat Bada Tropis Nalgae di Filipina./AFP

Korban Tewas Badai Nalgae Filipina Naik Jadi 98 Orang

Marcheilla Ariesta • 31 Oktober 2022 09:43
Manila: Pihak berwenang Filipina mencatat 98 kematian akibat Badai Tropis Nalgae. Tercatat 63 orang hilang dan 69 lainnya terluka.
 
Lebih dari setengah korban jiwa berasal dari serangkaian banjir bandang dan tanah longsor yang menghancurkan di desa-desa Mindanao pada Jumat lalu.
 
"Kami telah mengalihkan operasi dari pencarian dan penyelamatan ke operasi pengambilan," kata Naguib Sinarimbo, kepala pertahanan sipil wilayah Bangsamoro di Mindanao, dilansir dari Philstar, Senin, 31 Oktober 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasalnya, peluang bertahan hidup setelah dua hari terjebak, hampir nol," sambungnya.
 
Baca juga: Waduh, Korban Tewas Badai Tropis Nalgae di Filipina Jadi 72 Orang
 
Saat tim penyelamat mencari lebih banyak mayat di lumpur dan puing-puing, para penyintas Badai Tropis Nalgae melanjutkan tugas memilukan untuk membersihkan rumah mereka.
 
Badai tropis Paeng (Nalgae) menyapu negara yang rawan bencana, membanjiri desa-desa, menghancurkan tanaman dan mematikan listrik di banyak daerah.
 
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr memerintahkan segera dilakukannya pendistribusian bantuan di provinsi selatan negara tersebut. Hujan lebat dan angin kencang melanda Ibu Kota, Manila, dan daerah sekitarnya hampir sepanjang Sabtu ketika Badai Nalgae memaksa puluhan ribu orang meninggalkan rumah mereka.
 
Nalgae adalah topan paling mematikan kedua yang melanda Filipina pada tahun ini, dengan Mindanao menjadi provinsi yang paling terkena dampak parah.

 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif