Ulama Internasional, Syekh Muhammad Fadhil Al-Jilani, mendapat undangan khusus dari Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menghadiri Majelis Mahabbah Ulama di Istana Putrajaya. Dok. Istimewa
Ulama Internasional, Syekh Muhammad Fadhil Al-Jilani, mendapat undangan khusus dari Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menghadiri Majelis Mahabbah Ulama di Istana Putrajaya. Dok. Istimewa

Syekh Fadhil Nasihati PM Malaysia Tentang Aswaja dan Islam Moderat

Achmad Zulfikar Fazli • 05 Januari 2023 11:10
Jakarta: Ulama Internasional, Syekh Muhammad Fadhil Al-Jilani, mendapat undangan khusus dari Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menghadiri Majelis Mahabbah Ulama di Istana Putrajaya, Selasa malam, 3 Januari 2023. Syekh Fadhil yang merupakan Cicit ke-25 Sulthanul Awliya Syekh Abdul Qodir Jailani.
 
Dalam majelis tersebut, Syekh Fadhil menjelaskan tentang Ahlu Sunnah wal Jama'ah (Aswaja) dan pemahaman agama yang bersifat washatiyah atau moderat. Dia menekankan pentingnya penguasaan ilmu agama dalam pemahaman Waliyullah Syekh Abdul Qodir Jailani. 
 
Menurut leluhurnya tersebut, kata dia, pemahaman atas ilmu agama yang baik jauh lebih bernilai dari harta dan tahta yang dimiliki oleh manusia. Sebab, hanya dengan pemahaman agama yang baik serta berpandangan moderat, umat dan masyarakat bisa tercerahkan untuk membangun kehidupan yang bermanfaat bagi sesama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ilmu, ilmu, dan ilmu. Syekh Abdul Qodir Jailani berulangkali menegaskan hal tersebut. Bagi beliau, ini yang lebih penting. Sebab, ilmu yang baik akan bernilai dakwah bagi orang lain," ujar Syekh Fadhil saat menyampaikan tausiah, seperti dilansir pada Kamis, 5 Januari 2023.
 
Senada dengan Syekh Fadhil, PM Anwar Ibrahim pun menjelaskan pentingnya pemahaman ilmu agama yang baik bagi seorang muslim. Menurut dia, hanya dengan ilmu, seorang muslim tidak mudah berpikiran negatif dan melakukan tindakan permusuhan. 
 
"Saya senang mendengar tausiah Syekh Fadil yang memberi penekanan terhadap ilmu. Ilmu ini yang semestinya membuat Muslim berperangai baik dan berakhlakul karimah. Ini juga akan jadi concern bagi pemerintah Malaysia untuk memasukkan ilmu dan nilai Islam dalam pendidikan masyarakat," ujar Anwar.
 

Baca Juga: Anwar: Kontrol Perbatasan Malaysia Tidak Diskriminasi Negara Manapun!


Agenda yang berlangsung selama dua jam itu dihadiri ratusan jemaah. Mereka antusias mendengarkan ceramah ulama dari Turki tersebut. Secara bersamaan, lantunan ayat suci Al-Qur'an dan selawat Nabi Muhammad mewarnai hampir setiap sesi pengajian. 
 
Secara khusus, Mudir JATMAN Idharah Wustha DKI Jakarta KH Danial Nafis turut membacakan Hizb Bahar Gubahan Wali Qutub Syekh Abu Hasan As-Syadzili untuk perjuangan Anwar Ibrahim membangun kehidupan masyarakat Malaysia yang lebih baik.
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif