Petaling Jaya: Ketua Perikatan Nasional (PN) Muhyiddin Yassin mengatakan, dirinya memperoleh dukungan dari Parlemen. Dukungan ini memungkinkan dia membentuk pemerintahan dan menjadi perdana menteri Malaysia berikutnya.
Ia mengatakan, dukungan muncul dari Gabungan Parti Sarawak (GPS) yang mendukung koalisi dengan PN, Barisan Nasional (BN) dan Gabungan Rakyat Sabah (GRS) untuk membentuk pemerintah federal yang baru.
"Sebagai ketua, saya yakin mendapat dukungan dari Anggota Parlemen untuk memungkinkan saya diangkat oleh Yang Di-Pertuan Agong sebagai perdana menteri ke-10 sesuai Konstitusi Federal," katanya dalam sebuah pernyataan, dilansir dari The Star, Minggu, 20 November 2022.
Rakyat Malaysia telah memberikan suara mereka dalam pemilihan umum pada Sabtu, 19 November 2022. Tiga koalisi nasional utama gagal mengamankan mayoritas sederhana dari 112 kursi yang diperebutkan dalam pemilu.
Baca juga: Pemilu Malaysia Berakhir, Anwar dan Muhyiddin Saling Klaim Mampu Bentuk Pemerintahan
Sekelompok nama besar, termasuk mantan perdana menteri Mahathir Mohamad, dikalahkan dalam hasil resmi pada Minggu pukul 04.00 waktu setempat. Koalisi Pakatan Harapan (PH) dan Perikatan Nasional (PN) bersaing ketat dengan masing-masing 82 dan 73 kursi parlemen, sementara Barisan Nasional (BN) hanya 30.
Gabungan Parti Sarawak (GPS) memiliki 22 kursi, membuatnya berpotensi menjadi penentu dalam pembentukan pemerintah Malaysia selanjutnya. Dengan 219 kursi telah dihitung, hanya ada satu lagi yang hasilnya belum diumumkan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan