Tanah longsor terjadi pada 15 Desember dini hari di Batang Kali, daerah perbukitan populer sekitar 50 kilometer sebelah utara Kuala Lumpur. Longsor terjadi saat mereka yang berkemah sedang tidur di tenda masing-masing.
Otoritas setempat mengatakan bahwa lokasi perkemahan di Batang Kali, Selangor, berstatus ilegal.
Mengutip dari laporan TRT World, di antara para korban adalah 11 anak-anak dan 14 perempuan, menurut data departemen pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Petugas penyelamat, di hari kesembilan operasi pencarian, menemukan jenazah seorang anak laki-laki di dalam kantong tidur saat menelusuri material lumpur dan puing-puing, kata kepala polisi Hulu Selangor Suffian Abdullah. Bocah itu diperkirakan berusia sekitar tujuh tahun.
Suffian mengatakan mereka yakin semua korban kini telah ditemukan. Kendati begitu, operasi pencarian akan diteruskan untuk membantu penyelidikan.
Investigasi awal menemukan bahwa material longsor jatuh dari ketinggian sekitar 30 meter dan menutupi area seluas sekitar delapan hektare.
Tanah longsor sering terjadi di Malaysia, tetapi biasanya hanya terjadi setelah hujan deras. Banjir juga sering terjadi di Malaysia, dengan lebih dari 72.000 orang telah mengungsi sepanjang tahun ini di seantero negeri.
Baca: Korban Banjir Malaysia Masak Air Banjir untuk Minum
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id