Banjir yang terjadi di Malaysia membuat warga kesusahan. Foto: AFP
Banjir yang terjadi di Malaysia membuat warga kesusahan. Foto: AFP

Korban Banjir Malaysia Masak Air Kotor untuk Minum

Medcom • 23 Desember 2022 14:00
Kuala Lumpur: Banjir di Kelantan, Malaysia tampak parah. Kondisi makin mengenaskan dialami warga denagn kurangnya akses air bersih di beberapa bagian negara bagian.
 
Air bersih merupakan bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari, namun sayangnya beberapa korban banjir di Kampung Tasek Bakong, Rantau Panjang, Kelantan tidak punya pilihan selain merebus air banjir untuk konsumsi mereka.
 
Mereka tidak melihat pilihan lain karena makanan semakin langka, dan mereka tidak dapat meninggalkan rumah karena permukaan air naik.

Harian Metro melaporkan, sebanyak 62 korban di Rantau Panjang harus mencari sumber air banjir karena kehilangan akses air bersih tiga hari lalu. Karena semua jalan masuk dan keluar masih belum bisa diakses dan dengan anak-anak yang kehausan mereka harus menyiapkan susu untuk anak-anak mereka dengan air rebusan air banjir. 
 
Salah satu korban mengatakan, dia sadar bahwa air banjir yang mendidih bukanlah ide yang paling cemerlang, tetapi keadaan saat ini membuat mereka tidak punya pilihan. Anak-anak bukan satu-satunya yang terkena rasa haus dan lapar, tetapi juga orang dewasa.
 
“Kami berharap ada yang datang mengirimkan air bersih untuk kami di sini. Kami tahu bahwa tidak mudah untuk mengakses area ini, jadi kami mencari cara lain terlebih dahulu dengan hanya percaya bahwa air yang kami minum tidak akan berbahaya,” ucap warga tersebut, seperti dikutip World of Buzz, Jumat, 23 Desember 2022. 
 
Air untuk konsumsi bukan satu-satunya masalah yang harus dikhawatirkan para korban. Korban lain mengatakan, tempat juga terbatas karena semua korban berkumpul di rumah salah satu warga yang tidak terkena dampak parah. Namun, halaman tergenang air setinggi 0,5 meter.
 
Ia juga mengatakan, saat ini tempat-tempat pengungsian sudah penuh, sehingga perlu berkumpul di rumah yang tidak terdampak.
 
“Beberapa dari kami tidur di dalam mobil, sementara yang lain harus tidur bersama di tempat yang terbatas,” ungkapnya. 
 
Keadaan tidak terlihat baik sama sekali bagi beberapa korban banjir di Kelantan. Mudah-mudahan bantuan tunai yang diberikan Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim dapat meringankan beban mereka dan yang terpenting memastikan tidak ada korban jiwa.(Mustafidhotul Ummah)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan