Para politikus GRS yang memenangkan pemilihan di Sabah. Foto: Bernama
Para politikus GRS yang memenangkan pemilihan di Sabah. Foto: Bernama

GRS Tunjuk Hajiji Noor Jadi Menteri Utama Sabah yang Baru

Internasional anwar ibrahim malaysia politik malaysia
Marcheilla Ariesta • 28 September 2020 18:27
Kota Kinabalu: Partai-partai di Gabungan Rakyat Sabah (GRS) dengan suara bulat menunjuk ketua Sabah Perikatan Nasional (PN), Hajiji Noor sebagai kandidat untuk jabatan menteri utama Sabah yang baru. Kemenangan GRS menambah warna dalam politik Malaysia saat ini.
 
Baca: Koalisi PM Malaysia Menang Pemilu Sabah, Harapan Anwar Pupus.
 
Hajiji membenarkan hal tersebut. Ia akan mengambil sumpahnya sebagai menteri utama di Istana Negeri Sabah pada Selasa, 29 September 2020 pagi waktu setempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya ingin menginformasikan bahwa GRS yang terdiri dari Perikatan Nasional, Barisan Nasional dan Parti Bersatu Sabah telah sepakat membentuk pemerintahan negara bagian yang baru," kata Hajiji, dilansir dari Channel News Asia, Senin, 28 September 2020.
 
"Mereka dengan suara bulat setuju untuk menunjuk saya sebagai menteri utama Sabah. Kami akan memenuhi tanggung jawab dan mandat kami untuk rakyat," imbuhnya dalam jumpa pers.
 
Ia menyatakan terima kasihnya kepada rakyat Sabah karena telah memilih pemimpin dari GRS.
 
Turut hadir dalam konferensi pers tersebut adalah Ketua Sabah Barisan Nasional, Bung Moktar Radin, Presiden Sabah Parti Solidariti Tanah Airku (STAR) Jeffrey Kitingan, dan Sekretaris Jenderal Parti Bersatu Sabah (PBS) Jahid Jahim.
 
Mengenai susunan kabinet negara, kata Hajiji, akan diumumkan usai upacara pelantikannya.
 
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dinilai berjasa atas kemenangan GRS. Ia dilaporkan sangat getol berkampanye atas nama GRS dengan menjanjikan pemberian paket bantuan tunai untuk warga yang di tengah pandemi virus korona.
 
Pada pemilihan negara bagian Sabtu lalu, GRS memenangkan 38 dari 73 kursi negara bagian, sedangkan Warisan Plus, yang merupakan koalisi partai oposisi pemerintahan, kalah tipis dengan 32 kursi. Sementara tiga kursi lainnya milik kandidat independen.
 
Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim mengatakan partainya, Parti Keadilan Rakyat (PKR) menghormati keputusan para pemberi suara atas kemenangan GRS di Sabah. Ia mengatakan Sabahans telah memenuhi tanggung jawab mereka dalam proses demokrasi, padahal Malaysia saat ini masih berada di bawah Peritah Pemulihan Kontrol Gerakan (RMCO).
 
"Selamat kepada mitra kami di Warisan Plus, terkhusus Shafie Apdal, Parti Warisan Sabah menang 23 kursi, Democratic Action Party (DAP) dengan enam kursi dan United Progressive Kinabalu Organisation (UPKO) untuk kemenangannya," kata Anwar dalam lama Facebooknya.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif