Pertemuan Pleno ke-7 IUNCF di Yogyakarta, 2 Desember 2022. (Kemenlu RI)
Pertemuan Pleno ke-7 IUNCF di Yogyakarta, 2 Desember 2022. (Kemenlu RI)

Pertemuan IUNCF ke-7 Tekankan Komitmen Sukseskan Keketuaan ASEAN Indonesia

Willy Haryono • 04 Desember 2022 12:03
?Yogyakarta: Kementerian Luar Negeri telah mengadakan Pertemuan Pleno ke-7 Forum Konsultasi Indonesia-PBB atau Indonesia-United Nations Consultative Forum (IUNCF) yang dilaksanakan secara hibrida di Yogyakarta pada 2 Desember 2022. Ini merupakan forum konsultasi tahunan antara Pemerintah Indonesia dan Badan PBB di Indonesia.
 
"Menghadapi tantangan global, IUNCF perlu diperkuat sebagai platform koordinasi Pemerintah RI dan PBB yang inklusif, bersinergi, dan efektif," ungkap Dirjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Tri Tharyat dalam pembukaannya.
 
Peserta Pleno IUNCF ikuti tiga agenda utama forum, yakni laporan Working Group I on Information Sharing and Cooperation Development (WG I), laporan Working Group II on Administration (WG II), dan Diskusi Tematik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


WG I fokus pada pengembangan kerja sama isu migrasi, khususnya dalam implementasi Migration Multi-Partner Trust Fund (MMPTF). Sesi berikutnya, laporan WG II membahas mengenai perkembangan sejumlah isu administrasi seperti Host Country Agreement (HCA), fasilitas kekonsuleran, isu kepabeanan kendaraan, dan pelaksanaan kebijakan impor.
 
?Pertemuan diikuti oleh perwakilan Kementerian dan Lembaga Indonesia dan Badan PBB di Indonesia, dan bahas berbagai kerangka kerja sama Indonesia-UN di bidang pembangunan.
 
Berdasarkan keterangan di situs Kemenlu RI, Sabtu, 3 Desember 2022, sorotan dari Pleno IUNCF ke-7 adalah diskusi tematik yang mengangkat tema Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023.
 
Pertemuan mencatat prioritas Keketuaan ASEAN Indonesia seputar tema "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth" dan peluang dukungan PBB untuk mendukung keketuaan tersebut.
 
Baca:  Apa Arti Tema 'ASEAN Matters: Epicentrum of Growth' Indonesia?
 
Kepala Perwakilan PBB di Indonesia menyampaikan bahwa, "tim PBB Indonesia akan melipatgandakan upaya untuk mendukung Pemerintah Indonesia, terutama selama Keketuaan ASEAN."
 
Kemenlu RI menyampaikan komitmen untuk melaksanakan kegiatan Working Group I Special Session mengenai Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023, guna menelaah lebih lanjut berbagai mekanisme dan program kerja sama Indonesia-PBB setahun ke depan.
 
IUNCF merupakan mekanisme kemitraan strategis yang digagas Pemerintah Indonesia dan Badan PBB di Indonesia pada 2013, dengan tujuan memperkuat kerja sama dan koordinasi antara Indonesia dengan PBB.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id

 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif