Deputi Bidang Pencegahan BNPT, Muhammad Suaib Tahir dalam webinar seputar isu Afghanistan, 5 Oktober 2021. (The Habibie Center)
Deputi Bidang Pencegahan BNPT, Muhammad Suaib Tahir dalam webinar seputar isu Afghanistan, 5 Oktober 2021. (The Habibie Center)

BNPT Fokus Hentikan Narasi Kelompok Teror Usai Kemenangan Taliban

Internasional terorisme konflik afghanistan Taliban densus 88
Marcheilla Ariesta • 05 Oktober 2021 17:14
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) saat ini tengah berfokus untuk menghentikan narasi yang dikembangkan kelompok teror Indonesia. Kelompok ini kembali bangkit setelah melihat kemenangan Taliban di Afghanistan.
 
"Saat ini, kami di BNPT berfokus untuk melawan narasi yang dikembangkan kelompok (teror) ini," kata Deputi Bidang Pencegahan BNPT, Muhammad Suaib Tahir dalam webinar Habibie Center 'Berkuasanya Taliban di Afghanistan: Apa Pengaruhnya Terhadap Indonesia?', Selasa, 5 Oktober 2021.
 
BNPT juga menyorot konsistensi Taliban untuk tidak merekrut militan dari kelompok lain. Menurut Tahir, hal tersebut cukup menarik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia berharap Taliban tetap konsisten terhadap janji yang mereka ucapkan ke Amerika Serikat (AS) tersebut. Taliban juga berjanji untuk tidak mengizinkan satu jengkal tanah mereka sebagai tempat latihan kelompok teroris.
 
"Perlu kita sosialisasikan ke mereka-mereka yang masih bermimpi untuk ke Afghanistan bahwa tidak ada harapan untuk melakukan kegiatan-kegiatan tersebut," serunya.
 
"Saya berharap kebijakan yang disampaikan Taliban ke Amerika Serikat untuk terus dipegang. Karena kalau berubah, itu bisa mengundang kelompok lain untuk datang ke Afghanistan berlatih," lanjut Tahir.
 
Sementara itu, Densus 88 melihat kemenangan Taliban jadi momen kebangkitan jaringan teror di Indonesia dengan narasi agama. Direktur Pencegahan Densus 88 Anti Teror, Kombes Pol. M. Rosidi mengatakan, hal itu terbukti saat melakukan interogasi pada salah satu pimpinan Jemaah Islamiyah (JI) yang tertangkap beberapa waktu lalu.
 
Rosidi menambahkan, untuk penanganan pencegahan terorisme salah satunya dengan penguatan narasi kebangsaan. Menurutnya, saat ini banyak narasi yang berkembang terkait dengan terorisme, makanya narasi kebangsaan harus diperkuat.
 
Baca:  Densus 88: Kemenangan Taliban Menginspirasi Kelompok Teror di Indonesia

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif