Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath bersama Callum Hann Runnerup MasterChef Australia (Foto: Medcom.id/Fany Wirda)
Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath bersama Callum Hann Runnerup MasterChef Australia (Foto: Medcom.id/Fany Wirda)

Mencicipi Pavlova dan Rib Eye ala Callum Hann di Festival Taste of Australia

Muhammad Syahrul Ramadhan • 07 Februari 2026 21:27
Ringkasnya gini..
  • Kedutaan Besar Australia menggelar ‘Taste of Australia – Festival Kuliner Australia’.
  • Festival ini membawa semarak budaya kuliner Negara Kanguru ke tengah Jakarta.
  • Kehadiran Callum Hann, Runner-Up MasterChef Australia 2025, menjadi bintang utama dalam festival ini.
Jakarta: Kedutaan Besar Australia membawa semarak budaya kuliner Negara Kanguru ke tengah Jakarta melalui perhelatan ‘Taste of Australia – Festival Kuliner Australia’. Acara yang digelar sebagai bagian dari perayaan 77 tahun hubungan persahabatan antara Australia dan Indonesia ini sukses menarik perhatian masyarakat lewat diplomasi rasa yang hangat dan interaktif.
 
Kehadiran Callum Hann, Runner-Up MasterChef Australia 2025, menjadi bintang utama dalam festival ini. Melalui kampanye Taste of Australia (ToA), Callum tidak hanya memperkenalkan masakan khas, tetapi juga mengajak pengunjung terjun langsung merasakan budaya dapur Australia yang santai namun tetap mengutamakan kualitas bahan.
 
Puncak acara semakin meriah saat Callum Hann mendemonstrasikan teknik memasak Australian Rib Eye. Ia membagikan tips agar daging tetap juicy dan kaya rasa. Tak berhenti di hidangan utama, Callum juga memperkenalkan Pavlova, kue meringue yang memiliki tekstur kontras, yaitu renyah di bagian luar namun sangat lembut di dalam.

Dalam kesempatan tersebut, Callum mengungkapkan rasa bangganya dapat terlibat langsung dalam perayaan ini. "Saya merasa sangat terhormat menjadi representasi yang memperkenalkan masakan Australia di acara ini," ungkapnya di sela-sela festival.
 
Selama kunjungannya di Jakarta, Callum Hann menjalani agenda yang padat dan inspiratif. Selain menyalakan panggangan dalam festival kuliner dan barbekyu, ia juga menyambangi para siswa di SD Al Izhar, yang merupakan sekolah mitra BRIDGE Australia-Indonesia, untuk memperkenalkan budaya makan sehat.
 
Ia juga memasak bersama para chef alumni Australia dan bertukar ide dengan para pengusaha alumni Australia yang bergerak di sektor makanan dan minuman (F&B).
Sensasi Barbekyu yang Gurih dan Smoky
 
Dalam festival yang terbuka gratis untuk umum ini, pengunjung disuguhkan berbagai jajanan khas yang biasa ditemui saat warga Australia sedang melakukan barbekyu. Beberapa menu yang menjadi primadona antara lain:
 
Sausage Sizzle: Sosis panggang ikonik yang sederhana namun penuh rasa.
 
Mini Meat Pies: Pai daging berukuran kecil dengan kulit pastry yang renyah.
 
Skewers: Aneka sate daging dengan aroma panggang yang kuat.
 
Karakteristik utama dari hidangan-hidangan ini adalah rasa yang gurih dan smoky, mencerminkan kebiasaan warga lokal Australia yang gemar bersosialisasi di ruang terbuka sambil membakar daging.
 
Di sela-sela festival, Callum mengungkapkan ketertarikannya untuk mengeksplorasi bahan pangan lokal Indonesia lebih jauh dengan mengunjungi Pasar Santa. Ia berencana mempelajari bahan-bahan khas Nusantara untuk nantinya dikombinasikan dengan teknik atau bahan dari Australia. 
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan