Wamenlu AS mengikuti temu daring Indonesia-US Virtual Business Meeting pada Jumat, 9 Oktober 2020. (Kemenlu RI)
Wamenlu AS mengikuti temu daring Indonesia-US Virtual Business Meeting pada Jumat, 9 Oktober 2020. (Kemenlu RI)

Indonesia-AS Tingkatkan Hubungan Dagang via Temu Bisnis Daring

Internasional neraca perdagangan indonesia indonesia-as Mahendra Siregar
Willy Haryono • 10 Oktober 2020 07:25
Jakarta: Pemerintah Indonesia meningkatkan kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat melalui Indonesia-US Virtual Business Meeting yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri dan KADIN Indonesia Komite Amerika Serikat pada Jumat, 9 Oktober 2020. Temu bisnis daring ini diikuti 46 perusahaan AS dan 47 perusahaan dari Indonesia yang berbisnis di 5 sektor unggulan, yaitu pakaian, karet, alas kaki, elektronik dan furnitur.
 
Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar yang turut hadir dalam kegiatan meyakini hubungan ekonomi Indonesia dan AS akan semakin menguat.
 
"Indonesia telah menyelesaikan proses review GSP dan berharap adanya tanggapan positif dari Pemerintah dalam waktu dekat. Indonesia juga telah mengesahkan UU Cipta Kerja yang merupakan amandemen dari 79 UU yang sudah ada di Indonesia," ujar Mahendra.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"UU Cipta Kerja adalah upaya untuk meningkatkan kinerja ekonomi nasional dan memperbaiki iklim bisnis melalui penyederhanaan prosedur investasi, mengatasi inkonsistensi aturan, dan memberikan kepastian hukum," sambungnya, dalam keterangan di situs Kemenlu RI.
 
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk AS Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia dan AS menghadapi situasi perdagangan yang unik selama pandemi virus korona (covid-19). Meskipun berada dalam situasi pandemi, perdagangan Indonesia ke AS tercatat bertumbuh 7,7 persen di kuartal pertama 2020.
 
"Hal ini menunjukkan bahwa produk-produk Indonesia memiliki potensi yang tinggi untuk masuk ke pasar AS," ucap Dubes Lutfi.
 
Saat ini, Kemenlu, Kemendag dan beberapa kementrian teknis di bawah koordinasi kemenko bidang perekonomian, juga sedang melakukan kajian bersama mengenai pembentukan Indonesia-US Limited Trade Deal. Tujuannya, untuk lebih mendorong lagi perdagangan kedua negara.
 
AS merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia. Total nilai perdagangan bilateral antar kedua negara mencapai USD27,1 miliar pada 2019, dengan nilai ekspor Indonesia ke AS sebesar USD17,8 miliar, dan nilai impor USD9,3 miliar. Perdagangan RI-AS juga mencatat surplus dalam 5 tahun terakhir.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif