Cagub independen Chadchart Sittipunt menggunakan hak suaranya dalam pilgub Bangkok, Thailand, 22 Mei 2022. (AFP / Jack TAYLOR)
Cagub independen Chadchart Sittipunt menggunakan hak suaranya dalam pilgub Bangkok, Thailand, 22 Mei 2022. (AFP / Jack TAYLOR)

Pertama dalam Satu Dekade, Bangkok Gelar Pemilihan Gubernur

Willy Haryono • 22 Mei 2022 19:03
Bangkok: Warga Bangkok beramai-ramai mendatangi tempat pemungutan suara untuk memilih gubernur baru pada Minggu, 22 Mei 2022. Pilgub di ibu kota Thailand ini digelar untuk kali pertama dalam satu dekade terakhir.
 
Pilgub Bangkok juga dipandang sebagai indikator menuju pemilu nasional Thailand yang berpeluang digelar satu tahun dari sekarang.
 
Sekitar empat juta orang terdaftar untuk menggunakan hak suara mereka dalam pilgub Bangkok. Dua tahun sebelumnya, unjuk rasa masif berlangsung di Thailand dalam mendorong perubahan dan reformasi politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alih-alih seputar isu politik, kampanye sebagian besar calon gubernur Bangkok berkutat pada kehidupan sehari-hari. Banyak dari mereka menjanjikan mengatasi kemacetan lalu lintas, polusi udara dan suara di wilayah ibu kota yang dihuni 10 juta warga.
 
Tempat pemungutan suara dibuka di seantero Bangkok sejak pukul 08.00 waktu setempat, dan ditutup pukul 17.00. Pemeriksaan suhu tubuh dan protokol kesehatan lainnya masih diberlakukan.
 
"Saya tidak terlalu tertarik dengan pilgub ini. Kelihatannya Bangkok tidak akan terlalu banyak berubah, tapi saya memilih seorang sosok yang dirasa dapat mengubah Bangkok walau hanya sedikit," ucap seorang warga bernama Nat, dikutip dari AFP.
 
"Semoga kandidat ini dapat membuat perubahan," sambungnya.
 
Total 30 calon bersaing dalam pilgub Bangkok. Delapan tahun lalu, kudeta militer menghapuskan harapan warga yang hendak memilih pemimpin baru melalui pemilu daerah maupun nasional.
 
Kandidat terdepan, Chadchart Sittipunt, terlihat mengendarai sepedanya menuju tempat pemungutan suara. Mantan menteri transportasi itu berjanji untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di Bangkok dan isu-isu urban lainnya.
 
Sittipunt berhadapan dengan petahana Aswin Kwanmuang, mantan polisi yang didukung Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, yang juga berjanji menyelesaikan masalah ibu kota, termasuk banjir.
 
Baca:  PM Thailand Prayuth Chan-ocha Kembali Selamat dari Mosi Tidak Percaya
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif