Warga Thailand turun ke jalan tuntut perubahan di pemerintah dan sistem monarki. Foto: Bangkok Post
Warga Thailand turun ke jalan tuntut perubahan di pemerintah dan sistem monarki. Foto: Bangkok Post

Pedemo Thailand Inginkan Kebebasan di Negeri Gajah Putih

Internasional politik thailand thailand raja thailand Protes Thailand
Fajar Nugraha • 16 Oktober 2020 10:32
Bangkok: Puluhan ribu orang keluar dari toko, kantor, dan sekolah tumpah ke jalan Bangkok, menyuarakan keterkejutan, kemarahan, dan pembangkangan. Mereka tetap bertahan lakukan protes meskipun pemerintah menerapkan status darurat pada Kamis 15 Oktober 2020.
 
Pemerintah Thailand telah mengumumkan langkah-langkah darurat untuk melarang pertemuan lima orang atau lebih untuk mencoba mengakhiri protes selama tiga bulan. Tanggapan tersebut adalah salah satu demonstrasi terbesar sejauh ini, di jantung ibu kota Negeri Gajah Putih itu.
 
Baca: Thailand Keluarkan Perintah Tangkap Pedemo Penghalang Mobil Ratu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekitar 10.000 pengunjuk rasa Thailand berkumpul pada Kamis 15 Oktober, meneriakkan "Prayut, keluar!" dan "Bebaskan teman kita!" saat mereka menghadapi polisi di Ratchaprasong, sebuah persimpangan sibuk di pusat kota Bangkok.
 
"Anda mendorong kami ke pojok seperti anjing," salah satu dari beberapa pemimpin aktivis terkemuka yang tidak ditahan, Panupong "Mike" Jadnok, mengatakan kepada kerumunan.
 
"Dan dengan punggung menempel ke dinding, kami akan membalas tanpa ada ruginya," katanya, seperti dikutip Channel News Asia, Jumat, 16 Oktober 2020.
 
Saat malam tiba, pengunjuk rasa melambaikan ponsel mereka yang menyala di udara. Ribuan orang duduk di atas lembaran plastik di jalan sambil mengemil makanan jalanan, sementara lebih banyak lagi yang menonton dari trotoar. Banyak yang mengatakan mereka akan kembali pada Jumat malam.
 
"Saya tidak takut. Darurat atau tidak, saya tidak punya kebebasan," kata ilustrator berusia 26 tahun Thanatpohn Dejkunchorn, yang pulang kerja lebih awal untuk menghadiri protes bersama teman-temannya.
 
"Saya ingin kebebasan ada di negara ini. Saya ingin bebas dari lingkaran setan ini,” tegasnya.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif