Momen ketibaan 26 WNI di Tanah Air pada 21 Agustus 2021 usai dievakuasi dari Afghanistan. (Kemenlu RI)
Momen ketibaan 26 WNI di Tanah Air pada 21 Agustus 2021 usai dievakuasi dari Afghanistan. (Kemenlu RI)

Evakuasi WNI dari Afghanistan Bukti Kehadiran Negara

Internasional konflik afghanistan Taliban afghanistan taliban afghanistan perlindungan wni indonesia-afghanistan menlu retno lp marsudi
Media Indonesia.com • 25 Agustus 2021 09:44
Jakarta: Indonesia telah berhasil mengevakuasi 26 warga negara Indonesia (WNI) dari Afghanistan pada 21 Agustus lalu. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pemulangan yang berlangsung lancar dan aman itu merupakan bukti kehadiran negara.
 
Sejak kelompok Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus, sejumlah negara termasuk Indonesia mengevakuasi warga mereka dari Afghanistan. Masyarakat lokal Afghanistan juga ikut terbang dalam beberapa penerbangan evakuasi.
 
"Maknanya apa (keberhasilan evakuasi WNI dari Afghanistan)? Bahwa negara hadir. Perlindungan WNI selalu menjadi salah satu prioritas dari politik luar negeri Indonesia," kata Menlu Retno dalam wawancara dengan Media Indonesia, Selasa, 24 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menlu Retno mengatakan evakuasi WNI dari Afghanistan merupakan misi yang cukup rumit dan berisiko besar, sehingga harus dipersiapkan secara hati-hati.
 
"Kenapa kita harus lakukan secara hati-hati? Ini menyangkut keselamatan warga negara kita. Kita dari waktu ke waktu melihat situasi di lapangan yang sangat dinamis. Akhirnya bisa dievakuasi dengan selamat," tuturnya.
 
Baca: Detik-detik Proses Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan
 
Pada 19 Agustus dini hari, lanjut Menlu Retno, Indonesia sudah mempunyai izin untuk mendarat di Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul. "Tapi begitu menerima kabar izin kita boleh mendarat di 19 Agustus dini hari, 30 menit kemudian di-hold karena ada perkembangan lapangan yang tidak kondusif," ungkapnya.
 
Mencoba mengatasi masalah ini, tim dari Indonesia melakukan 'upaya gerilya' agar diizinkan mendarat secepat mungkin. "Alhamdulillah, dengan segala tantangannya, pada akhirnya kita dapat izin mendarat di tanggal 20 Agustus pagi," jelas Menlu Retno.
 
Ratusan hingga ribuan orang terus memadati area sekitar bandara Kabul sejak Taliban berkuasa. Kekacauan kerap terjadi di tengah eksodus ini, yang juga telah menelan sejumlah korban jiwa.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif