Panel bertajuk Russia - Ukraine War: What is The Latest Update? How Should Indonesia Respond di CIFP 2022, Jakarta, 26 November 2022. (Medcom.id / Marcheilla Ariesta)
Panel bertajuk Russia - Ukraine War: What is The Latest Update? How Should Indonesia Respond di CIFP 2022, Jakarta, 26 November 2022. (Medcom.id / Marcheilla Ariesta)

Pengamat: Selama Rusia Tak Berubah, Perdamaian dengan Ukraina Sulit Digapai

Marcheilla Ariesta • 26 November 2022 20:08
Jakarta: Perdamaian dalam perang Rusia-Ukraina akan sulit tercapai bila politik luar negeri Moskow belum berubah. Hal ini diungkapkan pengamat internasional dari Universitas Airlangga, Radityo Dharmaputra.
 
Berbicara dalam panel bertajuk 'Russia - Ukraine War: What is The Latest Update? How Should Indonesia Respond?' Conference on Indonesia Foreign Policy (CIFP) 2022 di Jakarta, Radityo mengatakan bahwa dirinya pesimistis perdamaian dapat terjadi di saat situasi masih sama seperti sekarang.
 
"Pertama, sulit bagi (Presiden Rusia Vladimir) Putin untuk tiba-tiba mengubah kebijakan," katanya dalam acara CIFP di Jakarta, Sabtu, 26 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, saat ini Putin sedang dalam tekanan besar, baik domestik maupun internasional. Di dalam negeri, militer Rusia tengah menghadapi ketidakpercayaan publik.
 
Radityo menuturkan, sebagian publik Rusia skeptis militer mereka dapat menguasai Ukraina dalam waktu dekat. Di sisi lain, ada kelompok dengan kepentingan tertentu yang merusak dalam negeri Rusia.
 
"Makanya, di tengah posisi menjaga jabatannya sebagai presiden, rezimnya, sulit dibayangkan akan ada perubahan," ujar Radityo.
 
Ia menambahkan, satu-satunya cara memukul mundur pasukan Rusia di Ukraina adalah mengupayakan negosiasi damai. "Cuma untuk sampai sana memang jalannya masih cukup panjang," katanya.
 
"Bagaimanapun di tengah konflik ini, Rusia masih negara besar, dan memiliki senjata nuklir. Mereka juga diperlukan untuk menyeimbangkan politik dunia sekarang," pungkas Radityo.
 
Baca:  AS Dikabarkan Diam-Diam Minta Ukraina untuk Berdialog dengan Rusia
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif