Jubir Kemenlu Teuku Faizasyah. Foto: Medcom.id/Marcheilla.
Jubir Kemenlu Teuku Faizasyah. Foto: Medcom.id/Marcheilla.

Drone Ditemukan di Sulsel, Kemenlu Tunggu Penyelidikan TNI

Internasional kemenlu drone pertahanan bawah laut
Marcheilla Ariesta • 04 Januari 2021 18:10
Jakarta: Indonesia dikejutkan dengan penemuan underwater sea glider di Perairan Bonerate, Selayar, Sulawesi Selatan. Pemerintah Indonesia diminta untuk bertindak tegas atas penemuan ini karena dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan.
 
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri mengatakan akan menunggu penyelidikan TNI.
 
"Dari yang disampaikan TNI AL, mereka masih perlu waktu untuk melakukan penyelidikan dan lain-lain. Dengan demikian sudah jelas belum bisa dipastikan, asal dari mana atau siapa pemilik gliders tersebut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah kepada Medcom.id, Senin, 4 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita menjadikan apa yang disampaikan TNI AL sebagai pegangan," imbuhnya.
 
Baca juga: KSAL Perintahkan Pushidrosal Kaji Drone dalam 1 Bulan
 
Faizasyah menuturkan, saat ini pihaknya belum dapat melakukan kebijakan apapun atau memberi protes. Pasalnya, belum diketahui pemilik sea gliders tersebut.
 
"Nanti lah setelah semua proses itu selesai, baru kita mendapatkan kejelasan lebih lengkap dari TNI AL," terangnya.
 
Pusat Hidrologi dan Oceanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) diberi waktu satu bulan menyelidiki lebih lanjut drone bawah laut tersebut.
 
"Pushidrosal saya tugaskan satu bulan untuk mengungkapkan penemuan ini," kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono di Pushidrosal, Ancol, Jakarta Utara.
 
Penyelidikan ini termasuk menelusuri asal unmanned underwater vehicle (UUV) tersebut. Pasalnya, negara pembuat drone tidak teregister.
 
"Sampai saat ini tidak ada negara yang mengeklaim ini punya siapa," jelas Yudo.
 
Baca juga: Hikmahanto Dorong Kemenlu Kecam Temuan Drone Sea Glider
 
Sebelumnya, alat yang memiliki panjang 225 sentimeter dengan antena 93 sentimeter ini, ditemukan nelayan saat sedang memancing. Benda itu ditemukan nelayan pada 26 Desember 2020 sekitar pukul 07.00 WITA.
 
Underwater sea glider itu berbahan aluminium dengan dua sayap berukuran diameter 50 sentimeter. Alat itu memiliki panjang badan 225 sentimeter dengan baling-baling 18 sentimeter di bagian bawah. Drone ini diduga masih berfungsi.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif