Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah. (Kemenlu RI)
Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah. (Kemenlu RI)

Pemuda di Dunia Digital Jadi Fokus Dialog Lintas Agama Indonesia-Austria

Internasional austria indonesia-austria Dialog Antar Agama
Marcheilla Ariesta • 26 April 2022 16:18
Bandung: Pemuda dan toleransi beragama di dunia digital menjadi topik utama dalam Webinar Pertama Dialog Lintas Agama Indonesia-Austria ke-7. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual di Bandung dan Wina pada Selasa, 26 April 2022.
 
Dialog lintas agama menjadi wadah pertukaran pandangan mengenai peran pemuda dalam toleransi dan upaya-upaya yang dilakukan untuk menjaga toleransi di dunia digital.
 
Diharapkan dapat mengidentifikasi tantangan dan potensi masalah, dialog Lintas agama juga merupakan tindakan efektif untuk mengatasi isu keberagaman di lingkungan masyarakat, khususnya terkait isu agama dan upaya memelihara pluralisme. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Membuka kegiatan, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah menyampaikan, pemuda yang lahir dan dibesarkan sebagai digital native, memiliki keunggulan dalam beradaptasi dan memimpin transformasi digital global.
 
“Pemuda dapat menjadi lead power di media sosial dan memegang kunci untuk mempromosikan keragaman dan membantu dalam pencegahan ekstremisme kekerasan" tutur Faiza, dikutip dari pernyataan Kemenlu RI. 
 
Sementara, Teresa Indjein, Direktur Jenderal Hubungan Budaya Internasional Kementerian Luar Negeri Austria menggarisbahwahi mengenai pentingnya kerja sama antara Indonesia-Austria dalam dialog lintas agama. Ia menyambut penyelenggaraan selanjutnya pada September mendatang di Wina. 
 
Selain itu, Indjein juga menyampaikan pentingnya suara pemuda sebagai entitas yang dapat mengubah dunia dan masa depan, namun masih jarang terdengar suaranya terutama dalam bidang politik. Ia juga menekankan pentingnya dialog antar pemuda untuk memupuk toleransi dan pemahaman akan pluralisme. 
 
Menghadirkan ahli dan pemuda dari kedua negara, antara lain Ismail Fahmi (Founder of Drone Emprit), Moritz Wein (Austrian Federal Ministry of Education, Science, and Research), Lisa Esti Puji (Youth Commission Indonesian Bishops' Conference), Edina Husovic (Islamic Religious Community Austria), Rosyad Farouq (Muhammadiyah Student Association), dan Magdalena Lorenz (Catholic Youth Organization). 
 
Dialog Lintas Agama RI-Austria ke-7 menyepakati pentingnya peran pemuda dalam mempromosikan toleransi dan upaya membangun saling pengertian antar umat beragama di era digital.
 
Sejak 2004, Kementerian Luar Negeri terus mengadvokasi toleransi dan menghadapi tantangan seperti berita bohong, radikalisme, dan terorisme melalui penyelenggaraan Interfaith Dialogue (DLA). Hingga 2022, Indonesia tercatat telah bermitra dengan 34 negara di dunia. 
 
Indonesia dan Austria telah menjadi mitra DLA sejak 2008 dan telah menyelenggarakan enam kali Dialog Lintas Agama. DLA ke-6 RI-Austria dilaksanakan pada Oktober 2017.
 
Baca:  Dubes RI dan Menteri Sri Lanka Sepakat Dorong Dialog Antar Agama
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif