Presiden AS Donald Trump (kanan) dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro dalam konferensi pers gabungan di Gedung Putih, Washington, 19 Maret 2019. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
Presiden AS Donald Trump (kanan) dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro dalam konferensi pers gabungan di Gedung Putih, Washington, 19 Maret 2019. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Saling Memuji, Trump dan Bolsonaro Bahas Isu Venezuela

Internasional amerika serikat venezuela politik brasil
Arpan Rahman • 20 Maret 2019 14:06
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro saling memuji saat kedua tokoh sayap kanan itu bertemu di Gedung Putih, Washington, Selasa 19 Maret 2019. Trump dan Bolsonaro bertekad memperkuat kerja sama perdagangan serta keamanan kedua negara dan juga mengatasi masalah di Venezuela.
 
Berdiri di luar Gedung Putih, Trump mengatakan ia dan Bolsonaro akan menjalin "kerja sama fantastis" dan memiliki "banyak kesamaan pandangan."
 
"Kami memiliki banyak kesamaan. Saya melihat ada bab baru dalam kerja sama (AS dan Brasil)," tutur Bolsonaro, yang juga terkadang disebut sebagai "Trump" dari daerah tropis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hubungan kedua negara sempat merenggang saat Brasil dikuasai Partai Pekerja sayap kiri atau PT. Namun saat Bolsonaro berkuasa, Trump seolah menemukan "belahan jiwa politik" dimana keduanya sama-sama mengandalkan populisme untuk menjadi presiden.
 
"Brasil dan AS terikat dengan jaminan kebebasan, penghormatan terhadap keluarga tradisional, rasa takut terhadap Tuhan, dan berita palsu," ucap Bolsonaro, seperti dikutip dari lamanFinancial Times.
 
Venezuela, yang dilanda pemadaman listrik terbesar sejak pekan kemarin, merupakan salah satu isu pembahasan utama Trump dan Bolsonaro. Kedua pemimpin sama-sama telah mengakui Juan Guaido, tokoh oposisi Venezuela, sebagai presiden interim pengganti Nicolas Maduro.
 
AS dan Brasil sama-sama berusaha menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Venezuela yang membutuhkan. Namun Maduro menghalangi penyaluran bantuan, dengan mencurigainya sebagai kedok AS untuk menginvasi Venezuela.
 
"Nantinya (Venezuela) akan berubah. Semua opsi masih dipertimbangkan," sebut Trump. Saat ditanya apakah akan mempertimbangkan mendukung aksi militer AS sebagai salah satu opsi di Venezuela, Bolsonaro menjawab: "Beberapa informasi tidak sebaiknya diperdebatkan di publik."
 
"Situasi terkini di Venezuela sangat mengkhawatirkan -- (membengkaknya) utang, kehancuran dan juga kelaparan," ujar Trump, merujuk pada krisis ekonomi dan politik menjerat Venezuela dalam beberapa tahun terakhir.
 
Setelah menjamu Bolsonaro, Trump juga berencana mendiskusikan isu Venezuela dengan petinggi beberapa negara Karibia -- termasuk Bahama, Republik Dominika, Haiti, Jamaika dan Saint Lucia.
 
Diskusi dengan para tokoh tersebut dijadwalkan berlangsung di resor milik Trump Mar-a-Lago di Florida pada Jumat mendatang.
 
Baca:Listrik Padam di Venezuela, Puluhan Warga Jarah Pertokoan
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif