Ilustrasi penembakan. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi penembakan. (Foto: Medcom.id)

Penembakan di Kelab Malam Meksiko Tewaskan 15 Orang

Internasional penembakan politik meksiko meksiko
Willy Haryono • 10 Maret 2019 12:04
Guanajuato: Sedikitnya 15 orang tewas dalam penembakan di sebuah kelab malam di negara bagian Guanajuato, Meksiko, Sabtu 9 Maret 2019 malam waktu setempat. Media lokal melaporkan, tujuh orang juga terluka dalam penembakan tersebut.
 
Peristiwa terjadi saat tiga mobil van datang ke area kelab malam La Playa Men's Club di kota Salamanca. Sekelompok orang keluar dari tiga van dan melepaskan tembakan ke arah kelab.
 
Seperti disitir dari laman ANI, Minggu 10 Maret 2019, sebuah video yang diambil setelah penembakan dari jalanan dekat kelab malam memperlihatkan deretan mobil polisi. Terlihat juga seorang wanita yang menjerit histeris saat sebuah ambulans datang ke lokasi kejadian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga saat ini kepolisian Meksiko belum dapat menentukan pihak yang bertanggung jawab atas penembakan. Namun belum lama ini otoritas Guanajuato telah meluncurkan sebuah operasi terhadap beberapa geng kriminal yang terlibat pencurian bahan bakar minyak.
 
Salamanca, kota tempat jaringan pipa utama perusahaan minyak negara Petroleos Mexicanos (PEMEX), dilanda aktivitas pencurian dalam beberapa tahun terakhir. Pencurian telah membuat PEMEX merugi hingga sekitar USD3 miliar atau setara Rp42 triliun.
 
Lebih dari satu dekade usai Meksiko menggunakan kekuatan militer untuk menghadapi kartel narkotika, praktik pencurian minyak di Guanajuato menjadi tantangan bagi pemerintahan baru.
 
Akhir Januari lalu, sebuah bom palsu ditemukan di dalam mobil yang terparkir dekat kilang minyak di Guanajuato. Di dekat mobil tersebut ditemukan beberapa simbol ancaman terhadap Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. Inti dari ancaman adalah mendesak Lopez Obrador menarik seluruh tentara yang memerangi kejahatan pencurian minyak.
 
Obrador menjadi Presiden Meksiko pada 1 Desember 2018. Semasa kampanyenya, dia bertekad untuk meningkatkan upaya memerangi kejahatan terorganisasi di Meksiko.
 
Salamanca berjarak sekitar 100 kilometer dari Rosa de Lima, lokasi di mana otoritas Meksiko melancarkan operasi perburuan terhadap Juan Antonio Yepez, terduga pemimpin karte pencurian minyak.
 
Selain pencurian minyak, angka pembunuhan juga meningkat di Guanajuato sejak tahun lalu. Menurut data resmi pemerintah, tingginya pencurian serta pembunuhan telah membuat Guanajuato sebagai negara bagian paling berbahaya di Meksiko sejauh ini.
 
Baca:Penembakan di Festival Musik Meksiko Dipicu Masalah Pribadi
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif