Kematian Jurnalis Arab Saudi

Ahli PBB Inginkan Penyelidikan Internasional Kematian Khashoggi

Fajar Nugraha 26 Oktober 2018 13:13 WIB
arab saudiJamal Khashoggi
Ahli PBB Inginkan Penyelidikan Internasional Kematian Khashoggi
Pelapor PBB inginkan penyelidikan internasional kematian Jamal Khashoggi. (Foto: AFP).
New York: Seorang ahli dari Perserikatan Bangsa -Bangsa (PBB) menyebut pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi sebagai sebuah eksekusi di luar hukum. Dia menyerukan penyelidikan internasional.
 
"Bahkan Arab Saudi sendiri telah mengakui bahwa kejahatan itu direncanakan dan melibatkan pejabat negara," ujar Pelapor Khusus PBB tentang Eksekusi di Luar Hukum dan Eksekusi  Sewenang-wenang, Agnes Callamard, seperti dikutip AFP, Jumat, 26 Oktober 2018.
 
Baca juga: Arab Saudi Akui Khashoggi Dibunuh di Konsulat.
 
"Apakah mereka bertindak atas nama negara, hal tersebut masih harus dibahas dan diselidiki," katanya.
 
Namun Callamard menambahkan bahwa "orang-orang yang terlibat, orang-orang yang memerintahkannya, yang mengaturnya cukup tinggi untuk mewakili negara (Arab Saudi)."
 
"Tetapi hingga saat ini belum ada informasi yang menyatakan bahwa para pembunuh bertindak dengan cara yang benar-benar sadis," tegasnya.
 
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan "pembunuh brutal" bisa disalahkan, sementara Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir juga menyatakan kasus ini adalah imbas "operasi di luar jalur". Arab Saudi pun yang dikutip oleh pihak Turki menyebutkan bahwa pembunuhan itu tampaknya telah direncanakan sebelumnya.
 
Baca juga: Kasus Khashoggi Tak Dibawa Turki ke Pengadilan Internasional.
 
"Kami percaya bahwa penyelidikan internasional harus dilakukan karena didasarkan dari kejahatan, korban, orang-orang yang terlibat dan lokasi dugaan pembunuhan," kata Callamard.
 
"Karena kita berbicara tentang kejahatan terhadap jurnalis, bahwa kekerasan terhadap jurnalis telah disorot sebagai prioritas utama bagi PBB dan untuk sejumlah anggota negara," imbuhnya.
 
Menurut Callamard, dengan kerja sama Turki dan Arab Saudi, penyelidikan internasional semacam itu dapat dipimpin oleh Dewan Keamanan PBB, Majelis Umum, jenderal keamanan PBB atau Dewan Hak Asasi Manusia yang berbasis di Jenewa.
 
Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi Kecam Pembunuhan Khashoggi.
 
Khashoggi, kolumnis yang berkontribusi di Washington Post terbunuh pada 2 Oktober di konsulat Saudi di Istanbul, tetapi tubuhnya belum ditemukan. Media Turki telah mempublikasikan rincian tentang dugaan penyiksaan dan pemenggalan kepalanya.
 
Dalam komentar publik pertamanya tentang kasus ini, Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman,  pekan ini mengecam pembunuhan "menjijikkan" itu. Hingga kini  18 warga Arab Saudi termasuk seorang perwira intelijen senior telah ditahan.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id