Kedutaan Besar Venezuela di Washington DC. (Foto: AFP)
Kedutaan Besar Venezuela di Washington DC. (Foto: AFP)

Venezuela Tutup Kedubes dan Konsulat di AS

Internasional amerika serikat venezuela as-venezuela
Sonya Michaella • 25 Januari 2019 09:22
Caracas: Presiden Venezuela Nicolas Maduro memutuskan akan menutup Kedutaan Besar dan Konsulat Venezuela di Amerika Serikat (AS), sehari setelah pemutusan hubungan diplomatik.
 
Di hari yang sama, Maduro memerintahkan semua diplomat AS untuk angkat kaki dari Caracas dalam waktu 72 jam ke depan.
 
Dilansir dari AFP, Jumat 25 Januari 2019, hubungan Venezuela dan AS kian memanas. AS akhirnya memerintahkan staf kedubes non-darurat meninggalkan Caracas. Namun AS menolak pengusiran penuh yang diminta Maduro.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:AS Evakuasi Staf Umum Kedubes di Venezuela
 
Hingga saat ini, AS dan sejumlah negara lainnya seperti Peru dan Paraguay menganggap pelantikan Maduro menjadi presiden, tidak sah. Sedangkan Bolivia secara terbuka menyatakan dukungan untuk Maduro.
 
Maduro pertama kali memimpin Venezuela pada 2013 sepeninggal Hugo Chavez yang meninggal karena sakit kanker setelah memerintah selama 14 tahun.
 
Sejak menjabat, Maduro banyak menerima kecaman dari dalam dan luar negeri atas tuduhan pelanggaran HAM dan penanganan ekonomi negeri yang tidak baik.
 
Venezuela merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia dan memegang kepresidenan OPEC hingga 2025. Namun, ekonomi Venezuela jatuh terperosok sejak 2017 awal dan mengalami inflasi.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif