Jurnalis dari berbagai belahan dunia meliput pertemuan bersejarah antara Kim Jong-un dan Donald Trump di Vietnam. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).
Jurnalis dari berbagai belahan dunia meliput pertemuan bersejarah antara Kim Jong-un dan Donald Trump di Vietnam. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).

AS Berencana Buka Kantor Perwakilan di Korut

Internasional Amerika Serikat-Korea Utara
Sonya Michaella • 28 Februari 2019 12:09
Hanoi: Dalam pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, dibicarakan adanya kemungkinan AS membuka kantor perwakilan di Pyongyang.
 
Baca juga: Jabat Tangan Membuka Pertemuan Kim dan Trump.
 
Awalnya, Kim menolak menjawab pertanyaan yang diajukan salah satu jurnalis internasional tersebut, namun Trump mendorongnya untuk menjawab.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami dengan senang hati menyambutnya,” ucap Kim, singkat, menjawab pertanyaan tersebut dan dijawab oleh Trump dengan “Itu adalah ide yang sangat bagus.”
 
Namun tak ada kelanjutan lagi dari pembicaraan pembukaan kantor perwakilan tersebut. Pasalnya, Kim ingin pembicaraan itu digelar secara privat dan tertutup.
 
Kedua pemimpin memulai pertemuan bilateral pada pukul 09.45 waktu setempat dan akan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Rencananya, pukul 14.05 Trump dan Kim akan menandatangani sejumlah kesepakatan.
 
Jika sesuai jadwal, mereka akan menggelar konferensi pers pada pukul 15.50 waktu Vietnam di Hotel Metropole Hanoi.
 
Sejumlah isu menjadi perhatian keduanya yakni kelanjutan upaya denuklirisasi Semenanjung Korea, pencabutan sanksi ekonomi Korut dan penyelesaian Perang Korea.
 
Seperti film
 
Kim Jong-un mengatakan banyak yang menganggap pertemuannya dengan Donald Trump tidak akan terjadi. Namun, kini keduanya telah bertemu untuk kedua kalinya di dua negara Asia Tenggara.

Baca juga: Kim Jong-un: Pertemuan ini Seperti Film Fantasi.

 
“Saya yakin semua yang menonton kita duduk bersama, berdampingan, seolah-olah mereka menonton film fantasi,” kata Kim yang duduk di sebelah Trump, Hanoi, Kamis 28 Februari 2019.
 
Sementara itu, Trump mengatakan akan membantu Korut untuk menjadikannya kekuatan ekonomi. Menurut Trump, hal tersebut akan menjadi sesuatu yang istimewa.
 
Trump menambahkan tidak akan terburu-buru merealisasikan kesepakatan yang akan menjadi hasil dari pertemuan ini. “Saya sudah mengatakan sejak awal bahwa kecepatan tidak terlalu penting bagi saya. Yang terpenting adalah kita melakukan kesepakatan yang benar,” imbuh dia.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif