Carlos Catarlo Gomez Cardomo, seorang pencari suaka asal Honduras, didorong ke Meksiko oleh AS, di wilayah perbatasan Tijuana, 29 Januari 2019 (Foto: AFP/GUILLERMO ARIAS)
Carlos Catarlo Gomez Cardomo, seorang pencari suaka asal Honduras, didorong ke Meksiko oleh AS, di wilayah perbatasan Tijuana, 29 Januari 2019 (Foto: AFP/GUILLERMO ARIAS)

AS Mulai Pulangkan Para Pencari Suaka ke Meksiko

Willy Haryono • 30 Januari 2019 11:24
Washington: Amerika Serikat mulai mendorong para imigran ke arah Meksiko, Selasa 29 Januari 2019, dan meminta mereka semua untuk sabar menanti proses permohonan suaka. Pemulangan ini merupakan bagian dari kebijakan kontroversial Presiden AS Donald Trump bertajuk "Tetap Tinggal di Meksiko."
 
Menurut keterangan seorang koresponden AFP di kota Tijuana, Carlos Catarlo Gomez Cardomo asal Honduras adalah satu dari sejumlah pencari suaka yang didorong ke Meksiko. Otoritas keimigrasian Meksiko memintanya naik ke sebuah mobil van untuk menuju penampungan imigran.
 
Inti dari kebijakan terbaru Trump ini adalah, para imigran dipersilakan mengajukan permohonan suaka ke AS. Namun selama proses suaka berjalan, mereka semua harus menunggu di Meksiko, bukan AS.

Sejumlah kritik menilai kebijakan ini merugikan imigran, dan dapat membahayakan kelompok rentan seperti anak-anak dan orang lanjut usia.
 
"AS telah mulai mengimplementasikan Migrant Protection Protocols," ungkap Kedutaan Besar AS di Mexico City. "Langkah ini merupakan respons terhadap krisis imigran gelap di perbatasan selatan AS," lanjutnya.
 
Menurut otoritas AS, permohonan suaka di Negeri Paman Sam meningkat 2.000 persen dalam lima tahun terakhir. "Ini dikarenakan banyak imigran tahu jika mengajukan suaka, mereka dapat tinggal di AS, meski ada beberapa yang dari mereka klaimnya tidak valid," sebut Kedubes AS di Mexico City.
 
Kebijakan Trump ini dikritik tajam sejumlah pihak di AS dan juga Meksiko. Sejumlah aktivis menilai kebijakan Trump melanggar hak para imigran yang kehidupannya benar-benar terancam.
 
Meksiko menegaskan "tidak setuju" dengan kebijakan Trump, namun akan tetap memberikan visa sementara bagi para imigran atas alasan kemanusiaan. "AS secara sepihak telah meminta mereka semua menunggu di Meksiko selama permohonan suaka mereka diproses," kata Rodulfo Figueroa, kepala kantor keimigrasian Meksiko di Tijuana.
 
Baca: Terancam Dibunuh Kartel, Picu Imigran Meksiko ke Amerika
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan