Menlu AS Mike Pompeo/AFP.
Menlu AS Mike Pompeo/AFP.

Menlu AS: Gerakan Boikot Israel Tindakan Antisemit

Internasional as-israel israel
M Sholahadhin Azhar • 19 November 2020 23:55
Tepi Barat: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mengunjungi permukiman Israel di Tepi Barat pada Kamis, 19 November 2020. Dalam kunjungannya, Pompeo merespons seruan boikot global terhadap produk Israel.
 
“Kami akan menganggap kampanye boikot global anti-Israel sebagai antisemit,” kata Pompeo, merujuk pada gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS), seperti dikutip AFP, Kamis, 19 November 2020.
 
Tindakan tersebut merujuk pada sikap permusuhan yang didasari prasangka terhadap kaum Yahudi. Pompeo menilai hal itu tak dibenarkan dan pihaknya mengutuk keras upaya antisemit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami akan segera mengambil langkah-langkah untuk mengidentifikasi organisasi yang terlibat dalam perilaku boikot yang penuh kebencian dan menarik dukungan pemerintah AS untuk kelompok tersebut,” tegasnya.
 
Pompeo tak memerinci organisasi yang dimaksud. Adapun Israel menuduh kelompok internasional seperti Human Rights Watch dan Amnesty International mendukung BDS.
 
Baca:Palestina Kecam Rencana Kunjungan Pompeo ke Permukiman Israel
 
Pompeo meminta semua negara menyamakan persepsi terhadap tindakan boikot produk Israel. Menurut dia, upaya tersebut merupakan sebuah 'kanker' yang harus dihilangkan.
 
Sementara itu, penyelenggara protes BDS menganggap gerakan mereka sebagai cara tanpa kekerasan untuk memprotes kebijakan Israel terhadap Palestina yang meniru kampanye yang membantu mengakhiri apartheid di Afrika Selatan. Gerakan ini memiliki keberhasilan terbatas selama bertahun-tahun tetapi tidak berdampak pada ekonomi Israel.
 
Israel memandang BDS sebagai serangan terhadap keberadaannya, dan telah menangkap pernyataan beberapa pendukung yang menuduhnya anti-Semitisme, tuduhan yang dibantah oleh penyelenggara.
 
Dalam sebuah pernyataan, gerakan BDS menegaskan kembali penolakannya terhadap "semua bentuk rasisme, termasuk rasisme antiYahudi," dan menuduh AS dan Israel berusaha membungkam advokasi untuk hak-hak Palestina.
 
"Gerakan BDS untuk kebebasan, keadilan dan kesetaraan Palestina, berdiri bersama semua orang yang berjuang untuk dunia yang lebih bermartabat, adil, dan indah," sebut pernyataan BDS.
 
"Dengan banyak mitra kami, kami akan melawan upaya McCarthyite untuk mengintimidasi dan menindas orang Palestina, Israel. dan pembela hak asasi manusia internasional untuk menerima apartheid Israel dan kolonialisme pemukim sebagai takdir,” sebutnya.

 
(ADN)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif