Dalam konferensi pers perdananya dari Istana Miraflores, Rabu (14/1), Rodriguez menjelaskan bahwa pada Desember 2025 telah dilakukan 194 pembebasan di bawah pemerintahan Maduro.
"Dan per hari ini, kami dapat katakan bahwa jumlah total pembebasan yang direncanakan untuk hari-hari ini telah mencapai 406," ujar Rodriguez.
Kendati demikian, klaim pemerintah tersebut masih diperdebatkan. Gonzalo Homiob, Wakil Presiden Foro Penal, lembaga pemantau pembebasan tahanan mengatakan bahwa sejak inisiatif baru ini diumumkan pada 8 Januari, pihaknya baru memverifikasi 76 orang yang benar-benar telah dibebaskan.
| Baca juga: Pengetatan Imigrasi Berlanjut, Trump Bekukan Visa untuk 75 Negara |
Tekanan diplomatik dan arah politik baru
Kebijakan pembebasan tahanan ini muncul setelah Amerika Serikat mendesak Venezuela untuk membebaskan seluruh tahanan politik, menyusul operasi penangkapan terhadap Maduro. Selama ini, oposisi dan sejumlah negara asing menuding rezim Maduro melakukan penahanan sewenang-wenang terhadap lawan politik, tuduhan yang berulang kali dibantah pemerintah Caracas.
Dalam pidatonya, Rodriguez menegaskan Venezuela tengah memasuki "momen politik baru" dengan pendekatan yang lebih mengedepankan dialog.
"Hal ini harus dilakukan dengan menghormati orang lain, harus dengan menghormati hak asasi manusia," kata Rodriguez. "Pesan kebencian, intoleransi, dan tindakan kekerasan tidak akan diizinkan," ungkapnya.
Komunikasi Trump-Rodriguez
Di Washington, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi telah melakukan percakapan telepon panjang dengan Delcy Rodriguez. Kontak tersebut menjadi komunikasi langsung pertama Trump dengan pemimpin interim Venezuela sejak terjadinya perubahan kekuasaan di Caracas.
Trump menilai pembicaraan itu berlangsung positif dan menyebut hubungan kedua negara menunjukkan perkembangan yang lebih baik. "Kami baru saja melakukan percakapan yang hebat hari ini, dan dia adalah orang yang luar biasa," kata Trump merujuk pada Rodriguez.
"Kami melakukan panggilan telepon, panggilan yang lama, kami mendiskusikan banyak hal dan saya pikir kami berhubungan sangat baik dengan Venezuela," sambungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News