Presiden AS Donald Trump saat tiba di Gedung Putih, Washington, 6 Januari 2019. (Foto: AFP/JIM WATSON)
Presiden AS Donald Trump saat tiba di Gedung Putih, Washington, 6 Januari 2019. (Foto: AFP/JIM WATSON)

Trump Sebut AS-Korut Negosiasikan Lokasi KTT Kedua

Internasional korea utara Amerika Serikat-Korea Utara
Willy Haryono • 07 Januari 2019 07:09
Washington: Presiden Donald Trump mengatakan negosiasi sedang berlangsung dalam menentukan lokasi untuk pertemuan kedua antara dirinya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Trump dan Kim bertemu dalam Konferensi Tingkat Tinggi pertama kedua negara di Singapura pada Juni tahun lalu.
 
Pekan kemarin, Trump mengaku telah menerima "surat hebat" dari Kim. Dia menolak mengungkapkan isi surat tersebut.
 
"Kami sedang menegosiasikan sebuah lokasi," ujar Trump kepada awak media sebelum menaiki sebuah helikopter menuju Camp David, Maryland. Di sana, Trump mengaku hendak mendiskusikan urusan dagang dengan Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mungkin akan diumumkan tak lama lagi dari sekarang," lanjut dia, merujuk pada rencana KTT kedua dengan Kim. "Mereka memang ingin bertemu, dan kita juga ingin bertemu. Kita lihat nanti seperti apa jadinya."
 
"Dengan Korut, kita akan menggelar dialog yang sangat baik," ungkap Trump, seperti dilansir dari kantor berita AFP, Minggu 6 Januari 2019.
 
Surat terbaru dari Kim datang setelah orang nomor satu di Pyongyang itu menyampaikan pidato Tahun Baru. Dalam pidato itu, Kim menyebut Korut mungkin akan mengubah pendekatannya terkait nuklir jika AS terus menerapkan sanksi ekonomi.
 
Trump menegaskan sanksi memang "masih berlaku penuh" dan akan terus seperti itu hingga Washington melihat adanya hasil "yang sangat positif" dari sisi Korut.
 
Dalam KTT Singapura, Trump dan Kim sepakat bekerja sama menuju denuklirisasi di Semenanjung Korea. Namun hingga kini, belum terlihat ada hasil konkret atas komitmen kedua pemimpin.
 
Menurut Trump, KTT Singapura adalah kemenangan besar diplomatik AS. "Jika bukan saya, mungkin akan terjadi perang saat ini. Kalian semua mungkin akan berada dalam perang besar di Asia jika saya tidak terpilih menjadi presiden," sebut Trump.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif