F/A-18E Super Hornet mendarat di kapal  Abraham Lincoln di kawasan Teluk. (Foto: AFP)
F/A-18E Super Hornet mendarat di kapal Abraham Lincoln di kawasan Teluk. (Foto: AFP)

Hadapi Iran, AS Kirim 5.000 Tentara ke Timur Tengah

Internasional as-iran
Sonya Michaella • 23 Mei 2019 07:14
Washington: Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) dikabarkan segera mengirim 5.000 tentara tambahan ke Timur Tengah, sehubungan dengan meningkatnya ketegangan dengan Iran. Pengiriman ini berdasarkan permintaan militer AS.
 
"Tambahan personel diminta oleh Komando Pusat AS, tapi Pentagon masih mempertimbangkan," kata seorang pejabat Kemhan AS, dikutip dari AFP, Kamis 23 Mei 2019.
 
Menurutnya, Pentagon berhak menerima dan menolak seluruh permintaan sumber daya tambahan dari komando AS di seluruh dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasukan yang diminta akan bersifat sangat defensif," lanjut dia.
 
Tidak jelas apakah ada permintaan khusus yang diajukan ke Gedung Putih. Permintaan pasukan tambahan ini pun muncul kembali setelah AS dilaporkan telah mengirim pesawat pengebom B-52 ke Timur Tengah untuk mengantisipasi ancaman Iran.
 
Baca:Diancam Iran, AS Kirim Armada Tambahan ke Timur Tengah
 
Plt Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengatakan, ancaman dari Iran di Timur Tengah terpantau cukup tinggi dan Pentagon harus segera melakukan tindakan pencegahan untuk menahan potensi serangan terhadap pasukan Amerika.
 
Tak hanya itu, sumber-sumber pemerintah AS meyakini bahwa Iran mendorong militan Houthi atau Syiah yang berbasis di Irak untuk melakukan serangan terhadap kapal-kapal tanker di Uni Emirat Arab.
 
Sementara itu, Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mengimbau maskapai-maskapai komersil untuk selalu waspada saat terbang di wilayah Teluk Persia atau Teluk Oman. Imbauan ini merupakan bentuk antisipasi AS atas meningkatnya ketegangan dengan Iran.
 
Dirilis belum lama ini, pesan tersebut juga telah dikirim ke semua diplomat AS. Disebutkan dalam imbauan mengenai adanya risiko bahaya terhadap pesawat-pesawat AS yang terbang di kawasan.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif