Ribuan orang mengantre untuk dapat menyeberang dari Venezuela ke Kolombia. (Foto: Schneyder Mendoza/ AFP)
Ribuan orang mengantre untuk dapat menyeberang dari Venezuela ke Kolombia. (Foto: Schneyder Mendoza/ AFP)

Ribuan Warga Venezuela Menyeberang ke Kolombia

Internasional konflik venezuela venezuela
Willy Haryono • 09 Juni 2019 08:01
Caracas: Ribuan warga Venezuela menyeberang ke Kolombia untuk membeli makanan, obat-obatan dan berbagai barang kebutuhan pokok lainnya saat titik perbatasan kedua negara kembali dibuka, Sabtu 8 Juni 2019.
 
Dilansir dari laman BBC, titik perbatasan antara Venezuela dengan Kolombia ditutup pada Februari lalu atas perintah Presiden Nicolas Maduro. Penutupan bertujuan menghalangi upaya tokoh oposisi Venezuela, Juan Guaido, dalam mendatangkan bantuan kemanusiaan yang didukung Amerika Serikat ke Venezuela.
 
Dalam beberapa bulan terakhir, Venezuela mengalami kekurangan berbagai kebutuhan pokok yang merupakan imbas dari krisis ekonomi berkepanjangan. Sejumlah agensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mencatat lebih dari empat juta warga Venezuela telah mengungsi ke negara lain sejak 2015.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain Kolombia, Maduro juga telah memerintahkan menutup perbatasan menuju Brasil dan Dutch Antilles. Maduro menilai pengiriman bantuan kemanusiaan oleh Guaido merupakan bagian dari skema AS untuk menjatuhkan pemerintahan Venezuela.
 
Bulan lalu, Maduro mengumumkan dibukanya kembali perbatasan dengan Brasil dan pulau Aruba. Namun otoritas Aruba mengatakan perbatasan dengan Venezuela masih ditutup.
 
Penutupan perbatasan menciptakan masalah bagi beberapa kota perbatasan Venezuela, yang selama ini mengandalkan negara tetangga dalam pemenuhan berbagai kebutuhan pokok.
 
Mengumumkan via Twitter mengenai dibukanya kembali perbatasan, Maduro mengatakan bahwa "kami adalah masyarakat damai yang hanya ingin mempertahankan kemerdekaan."
 
Krisis di Venezuela memburuk pada Januari lalu, saat Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden interim pengganti Maduro. AS dan puluhan negara lain mengakui deklarasi Guaido.
 
Namun Maduro masih tetap kokoh di pemerintahan karena didukung sebagian besar elemen militer Venezuela dan beberapa negara besar seperti Rusia dan Tiongkok.
 
Baca:Oposisi Venezuela Tidak Berencana Lanjutkan Dialog Damai
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif