Koalisi Buru Militan ISIS Pemenggal Warga AS
Bendera hitam ISIS. (Foto: AFP)
Washington: Koalisi militer pimpinan Amerika Serikat di Suriah melancarkan serangan udara terhadap seorang petinggi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang terlibat pemenggalan terhadap warga AS dan beberapa tawanan Barat lainnya.

Kassig, berusia 26 saat kematiannya, adalah salah satu tawanan yang dipenggal ISIS pada November 2014. Eksekusi massal tersebut diperlihatkan dalam sebuah video yang dirilis ISIS.

"Pasukan koalisi melancarkan serangan terarah terhadap seorang anggota senior ISIS, Abu al Umarayn, dan beberapa militan lainnya di Gurun Badiyah, Suriah," ujar Sean Ryan, juru bicara koalisi pimpinan AS, seperti dilansir dari kantor berita AFP, Senin 3 Desember 2018.


"Al Umarayn terindikasi sebagai ancaman berbahaya bagi pasukan koalisi. Dia terlibat dalam pembunuhan seorang warga AS, Peter Kassig, yang diculik di Suriah pada 2013," tambah dia.

Ryan menyebut Al Umarayn juga terlibat dalam eksekusi beberapa tawanan lainnya. "Serangan udara koalisi akan terus menganggu struktur komando ISIS," ungkap Ryan.

Peter Kassig mendirikan sebuah organisasi kemanusiaan pada 2012 yang melatih sekitar 150 warga sipil dalam memberikan bantuan medis di Suriah. Grup itu juga menyalurkan makanan, pasokan memasak, pakaian dan obat-obatan kepada yang membutuhkan.

Kassig mengganti namanya menjadi Abdul-Rahman usai berpindah keyakinan ke agama Islam. Ibu Kassig, Paula, sempat menyerukan langsung kepada ISIS untuk segera membebaskan anaknya.

Dipukul mundur di Irak, ISIS masih menguasai beberapa wilayah di Suriah, terutama di wilayah gurun timur. Koalisi AS terus memerangi grup tersebut dengan dibantu aliansi Kurdi dan Arab.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id