Menurut data PBB, lebih dari empat juta warga Venezuela telah pergi ke negara lain sejak 2015. (Foto: AFP)
Menurut data PBB, lebih dari empat juta warga Venezuela telah pergi ke negara lain sejak 2015. (Foto: AFP)

Imigran Venezuela Beramai-ramai Menyeberang ke Peru

Internasional konflik venezuela venezuela
Willy Haryono • 15 Juni 2019 20:05
Caracas: Ribuan imigran Venezuela beramai-ramai menyeberang ke Peru dengan harapan dapat mencapai negara tersebut sebelum diberlakukannya aturan terbaru keimigrasian.
Di bawah aturan terbaru pada Sabtu 15 Juni 2019, warga Venezuela yang masuk ke Peru diwajibkan menunjukkan paspor serta memiliki visa. Sebelum ada aturan tersebut, warga Venezuela hanya perlu memperlihatkan kartu tanda penduduk untuk dapat masuk ke Peru.
 
Otoritas Peru menyebut sekitar 6.000 imigran Venezuela telah memasuki negaranya dari Ekuador sejak Kamis kemarin. Angka tersebut tiga kali lebih tinggi dari rata-rata harian.
 
Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekitar empat juta warga Venezuela telah melarikan diri ke beberapa negara sejak 2015.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Merosotnya perekonomian Venezuela memicu tingkat pengangguran tinggi dan minimnya pasokan makanan serta obat-obatan. Ratusan ribu warga Venezuela saat ini disebut-sebut membutuhkan bantuan kemanusiaan.
 
Salah satu imigran Venezuela yang menyeberang ke Peru adalah Marianni Luzardo. Ia mengaku pergi ke perbatasan utara Peru bersama dua anak perempuannya pada Jumat 14 Juni.
 
"Hampir mustahil untuk mendapatkan paspor di Venezuela," kata Luzardo, dilansir dari laman BBC. "Kami harus segera pergi ke Peru," lanjut dia.
 
Kamis kemarin, Presiden Peru Martin Vizcarra menjelaskan mengenai keputusannya dalam memperketat aturan keimigrasian. "Negara kami telah menyambut lebih dari 800 ribu warga Venezuela," tutur Vizcarra kepada awak media di kota Piura.
 
"Saya rasa merupakan tindakan logis dan dapat dibenarkan untuk meminta para imigran memperlihatkan visa, agar kami dapat menjalankan kontrol dengan lebih baik di perbatasan," sambungnya.
 
Negara-negara Amerika Latin menampung banyak imigran dan pengungsi asal Venezuela. Menurut data PBB, Kolombia telah menampung 1,3 juta warga Venezuela, disusul Pery di angka 768 ribu.
 
Venezuela dilanda krisis ekonomi parah sejak beberapa tahun terakhir di bawah kepemimpinan Nicolas Maduro. Hiperinflasi parah membuat mata uang bolivar di negara tersebut hampir tidak ada nilainya.
 
Krisis politik di Venezuela juga mulai meningkat sejak Januari lalu, setelah tokoh oposisi Juan Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden interim pengganti Maduro.
 
Baca:Ribuan Warga Venezuela Menyeberang ke Kolombia

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif