Kematian Jurnalis Arab Saudi

Anak Jamal Khashoggi Tinggalkan Arab Saudi Menuju AS

Fajar Nugraha 26 Oktober 2018 10:54 WIB
arab saudiJamal Khashoggi
Anak Jamal Khashoggi Tinggalkan Arab Saudi Menuju AS
Salah Khashoggi (kiri), putra dari Jamal Khashoggi saat bertemu Pangeran Mohammed bin Salman, 22 Oktober 2018. (Foto: AFP).
Washington: Putra tertua dari wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, Salah dan keluarganya telah meninggalkan negeri itu ke Amerika Serikat (AS). Salah sebelumnya sempat bertemu dengan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
 
Menurut Human Rights Watch, kepergian Salah ke AS dilakukan setelah pihak kerajaan mencabut sebuah larangan bepergian yang dikeluarkan sebelumnya.
 
Baca: Arab Saudi Akui Khashoggi Dibunuh di Konsulat.
 
Keberangkatan Salah Khashoggi terjadi setelah dia difoto pada Selasa dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dalam kunjungan bela sungkawa, sambil menatap dingin saat mereka berjabat tangan.
 
"Salah dan keluarganya berada dalam pesawat ke Washington DC," ujar Direktur Eksekutif HRW untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Sarah Leah Whitson mengatakan kepada, AFP, Jumat 26 Oktober 2018.
 
Surat kabar pro-pemerintah Arab Saudi, Okaz mengatakan, Salah,-memiliki kewarganegaraan ganda, AS dan Arab Saudi- meninggalkan kerajaan itu pada Rabu 24 Oktober, tanpa memberikan rincian apapun.
 
Para pejabat Arab Saudi tidak menanggapi permintaan untuk komentar, tetapi Whitson mengatakan mereka tampaknya diizinkan untuk pergi setelah larangan perjalanan pada Salah dicabut. Salah akan bergabung dengan saudara-saudaranya yang berbasis di AS lainnya.
 
"Keluarga Jamal membutuhkan tempat untuk bersama-sama di mana mereka merasa aman untuk meratapi orang-orang yang mereka cintai," kata Randa Slim, Direktur Resolusi Konflik di Middle East Institute di Washington.
 
"Sangat tragis bahwa kematiannya membuat pihak berwenang Arab Saudi memberi mereka kebebasan untuk melakukan perjalanan," sebut Slim, yang kenal dekat dengan Jamal Khashoggi.
 
Seorang pejabat di Washington mengatakan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah "meningkatkan keselamatan dan keamanan anggota keluarga Khashoggi". Tetapi mereka menolak untuk membahas secara khusus perjalanan Salah.
 
Jamal Khashoggi, seorang kontributor Washington Post, terbunuh pada 2 Oktober di dalam gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mendapatkan dokumen sebelum menikahi tunangannya di Turki.
 
Setelah pertama-tama bersikeras Khashoggi meninggalkan konsulat tanpa cedera, pihak berwenang Arab Saudi mengatakan dia terbunuh dalam sebuah argumen yang berubah menjadi pertikaian. Riyadh akhirnya menerima apa yang dikatakan Turki dari awal, bahwa dia terbunuh dalam operasi terencana.
 
Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi Janjikan Keadilan untuk Khashoggi.
 
Raja Saudi Salman dan Pangeran Mohammed bertemu Salah dan saudara Khashoggi Sahel di istana kerajaan di Riyadh pada hari Selasa. Foto jabat tangan dengan Pangeran Mohammed,-yang telah menghadapi banyak kritik global atas pembunuhan,- telah menjadi viral di media sosial, di mana aktivis hak menuntut penghapusan pembatasan perjalanan dengan segera.
 
Whitson mengatakan, berakhirnya pembatasan perjalanan pada Salah telah datang sebagai bantuan besar. Namun dia menambahkan: "Kita harus ingat ada ratusan, bahkan ribuan, orang di Arab Saudi yang menghadapi pembatasan perjalanan dan ditahan tanpa keadilan."
 
Arab Saudi telah mencoba untuk membatasi diri terkait krisis atas pembunuhan Khashoggi, tetapi mereka terus  mendapat tekanan dari kekuatan dunia. Saat ini Arab Saudi ditekan untuk menjawab keberadaan jenazah dari Khashoggi.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id