Juan Guaido (tengah) melambaikan tangan ke ribuan pendukungnya di kota Valencia, Venezuela, 16 Maret 2019. (Foto: AFP/JUAN CARLOS HERNANDEZ)
Juan Guaido (tengah) melambaikan tangan ke ribuan pendukungnya di kota Valencia, Venezuela, 16 Maret 2019. (Foto: AFP/JUAN CARLOS HERNANDEZ)

Juan Guaido Memulai Tur Domestik Venezuela

Internasional konflik venezuela venezuela
Willy Haryono • 17 Maret 2019 10:42
Valencia: Tokoh oposisi Juan Guaido memulai tur domestik Venezuela, Sabtu 16 Maret 2019, dengan tujuan menggalang lebih banyak dukungan untuk mendepak Presiden Nicolas Maduro dari tampuk kekuasaan.
 
Guaido, pria 35 tahun yang mendeklarasikan diri sebagai presiden interim pengganti Maduro pada Januari lalu, memulai tur dari kota Valencia. Saat tur tersebut dimulai, militer pro Maduro memulai serangkaian latihan.
 
Latihan difokuskan untuk melindungi sejumlah infrastruktur dasar, seperti di bidang kelistrikan dan perairan. Langkah tersebut diambil Maduro usai pemadaman listrik melanda Venezuela sejak satu pekan terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat memulai tur, Guaido kembali mengucapkan dengan lantang bahwa dirinya akan segera melengserkan Maduro dan bekerja untuk rakyat Venezuela di istana kepresidenan Miraflores.
 
"Kita semua akan merebut kembali apa yang sebenarnya adalah milik rakyat," ucap Guaido di hadapan ribuan pendukungnya, seperti dikutip dari laman AFP. Dia tidak menyebutkan akan berlangsung berapa lama tur domestiknya ini.
 
Sebelumnya, Guaido yang didukung lebih dari 50 negara itu mengatakan bahwa dirinya akan menggalang lebih banyak dukungan dan mendorong unjuk rasa masif ke arah istana kepresidenan Miraflores di Caracas.
 
"Saya siap pergi ke Miraflores saat ini, kapanpun jika memang diminta presiden mendatang saya, Juan Guaido," tutur Milagros Lima, seorang pengacara berusia 50 tahun. Dia mengatakan kepada AFP bahwa "seluruh keluarganya" adalah bagian dari jutaan warga Venezuela yang melarikan diri di tengah krisis politik dan ekonomi.
 
Krisis ekonomi di Venezuela telah memicu minimnya pasokan berbagai kebutuhan pokok seperti makanan dan obat-obatan. Hiperinflasi juga membuat mata uang bolivar hampir tidak ada nilainya.
 
Sejumlah anggota parlemen menemani Guaido dalam tur domestik. Mereka bertugas mendirikan semacam pusat dukungan untuk Guaido di seantero negeri. Kubu oposisi mengklaim telah mendirikan sekitar 50 pusat dukungan di separuh dari total 23 negara bagian Venezuela.
 
Maduro menuduh Guaido sebagai boneka "Amerika Serika" yang berusaha menggelar kudeta di Venezuela. Dia juga menuduh AS melakukan sabotase sehingga membuat listrik di sejumlah wilayah Venezuela padam.
 
Baca:Presiden Venezuela Bentuk Unit Pelindung Instalasi Publik
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif