Menurut laporan kantor berita Xinhua, Sabtu 11 Mei 2019, insiden terjadi pada Jumat pagi di kota Puente de Ixtla, sekitar 30 kilometer dari penjara federal khusus wanita.
Pemerintah negara bagian Morelos mengonfirmasi terjadinya serangan dan kematian empat pegawai penjara. Sementara empat korban luka telah dibawa dan dirawat di sebuah rumah sakit lokal.
Usai terjadinya penyerangan, otoritas Morelos meminta pemerintah pusat Meksiko untuk membantu menghadapi sejumlah kelompok kriminal.
"Kami tetap berpegang teguh pada komitmen melindungi masyarakat, dan tidak akan pernah membuat semacam perjanjian dengan semua kriminal," ujar pernyataan pemerintah Morelos.
Menurut laporan media lokal, serangan dilancarkan tiga pria bersenjata. Usai menembaki bus pegawai penjara, ketiga pelaku melarikan diri dengan sebuah mobil.
Serangan terbaru merupakan kali kedua sepanjang pekan ini di Morelos. Rabu kemarin, seorang pria menembak mati dua pemimpin serikat lokal di kawasan plaza kota Cuernavaca.
April tahun lalu, Tujuh orang, termasuk enam polisi, tewas dalam kerusuhan di sebuah penjara di Meksiko timur.
Peristiwa bermula saat polisi berusaha memindahkan sekelompok narapidana "yang sangat berbahaya" dari penjara La Toma di negara bagian Veracruz. Saat proses pemindahan, sejumlah narapidana menyerang enam aparat, mengunci mereka di ruang tertutup dan membakarnya.
Sejumlah penjara di Meksiko sering dilanda kekacauan, pembunuhan dan pembobolan. Banyak geng kriminal menguasai penjara-penjara di Meksiko secara de facto. Mereka beroperasi dengan didukung sipir dan pejabat lokal yang korup.
Baca: Kerusuhan di Penjara Meksiko Tewaskan 28 Narapidana
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News