Pesawat Boeing 737 MAX. (Foto: AFP).
Pesawat Boeing 737 MAX. (Foto: AFP).

Boeing Tunda Pengiriman Pesawat 737 MAX

Internasional amerika serikat boeing
Marcheilla Ariesta • 15 Maret 2019 09:05
Seattle: Boeing mengkonfirmasikan penundaan pengiriman pesawat jenis 737 MAX ke berbagai maskapai. Penundaan ini dilakukan usai beberapa negara menangguhkan izin operasional pesawat jenis ini.
 
Pengiriman secara efektif dihentikan karena sebagian besar maskapai akan menghindari mengambil pesawat yang dilarang. Meski demikian, Boeing tetap terus memproduksi 737 MAX sambil memantau perkembangan penyelidikan jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines.
 
“Kami terus membuat pesawat 737 MAX sambil terus memantai situasi, termasuk kendala kapasitas potensial yang akan berdampak pada sistem produksi kami,” ucap juru bicara Boeing, Chaz Bickers, dilansir dari laman Channel News Asia, Jumat 15 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Boeing Akhirnya Menangguhkan 737 Max
 
Bickers mengatakan akan mempertahankan produksi 52 pesawat per bulan, termasuk versi terbarunya MAX. Bahkan, Boeing dilaporkan akan mempercepat produksinya lagi pada Juni mendatang.
 
Sebelumnya, usai berkonsultasi dengan Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA), Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) dan otoritas penerbangan serta pelanggan di seluruh dunia, Boeing menangguhkan 737 MAX.
 
Dalam pernyataan resmi mereka, Boeing memutuskan akan bersikap hati-hati dan meyakinkan publik terhadap keselamatan penerbangan. Akhirnya Boeing sepakat dengan rekomendasi FAA untuk menangguhkan sementara operasi seluruh armada 737 MAX global yang berjumlah 371.
 
FAA melarang pesawat jenis Boeing 737 MAX terbang untuk sementara. Pelarangan ini terkait dengan jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang, termasuk seorang WNI.
 
Jenis pesawat yang jatuh tersebut sama dengan jenis pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Indonesia, dan menewaskan 189 orang.
 
Baca:Administrasi Penerbangan Federal Larang Boeing 737 MAX Terbang
 
Setelah kecelakaan Lion Air, FAA memerintahkan Boeing memperbarui manual serta persyaratan pelatihan, dan menyelesaikan "peningkatan kontrol penerbangan" termasuk sistem anti-macet paling lambat April.
 
Hampir 5 ribu unit pesawat tipe MAX telah dipesan oleh berbagai maskapai penerbangan, sehingga penundaan pengiriman akan berdampak secara finansial bagi industri penerbangan raksasa AS tersebut.
 
Sementara itu, penyelidik di Prancis telah menerima pengiriman kotak hitam dari kecelakaan Ethiopian Airlines. Meski demikian, perlu waktu hingga beberapa bulan untuk mengidentifikasi korban tewas pesawat tersebut.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi