Kondisi sungai Atchafalaya di kota Morgan, Louisiana, di tengah terjangan Badai Barry, Sabtu 13 Juli 2019. (Foto: AFP Photo/Seth HERALD)
Kondisi sungai Atchafalaya di kota Morgan, Louisiana, di tengah terjangan Badai Barry, Sabtu 13 Juli 2019. (Foto: AFP Photo/Seth HERALD)

Badai Barry Tiba di Louisiana, Berpotensi Picu Banjir

Internasional topan badai badai
Willy Haryono • 14 Juli 2019 09:17
New Orleans: Badai Tropis Barry tiba di Louisiana, dengan membawa hujan deras dan angin kencang yang rentan memicu banjir bandang berbahaya, Sabtu 13 Juli. Sempat menguat, Barry kini melemah dengan kecepatan putaran angin di kisaran 96 kilometer per jam.
 
Dilansir dari laman BBC, Minggu 14 Juli 2019, Barry bergerak perlahan ke arah barat laut dengan kecepatan 12 km per jam. Dampak terburuk dari Barry diperkirakan melanda bagian barat dari New Orleans dan daerah sekitarnya.
 
Ribuan orang telah dievakuasi dari sejumlah daerah di Louisiana yang diperkirakan terkena imbas terburuk. Mereka yang mengungsi telah diminta berlindung di beberapa tempat penampungan sementara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut data situs poweroutage.us, lebih dari 100 ribu rumah di Louisiana kehilangan aliran listrik akibat kedatangan Barry. Semua penerbangan pesawat komersial dari dan menuju Bandara Internasional Louis Armstrong New Orleans dibatalkan.
 
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mendeklarasikan status darurat untuk Louisiana sebelum Barry datang menerjang. Pusat Badai Nasional AS (NHC) mengonfirmasi kekuatan Barry sudah melemah pada pukul 16.00 waktu setempat, namun hujan deras yang dibawanya masih berpotensi memicu banjir berbahaya.
 
Lewat deklarasi status darurat Trump, Agensi Manajemen Darurat Federal AS (FEMA) dapat menggelontorkan dana dan sumber lain yang dibutuhkan Louisiana.
 
Sebelum tiba di dekat kota Intracoastal, Barry terkonfirmasi sebagai badai pertama di musim Atlantik 2019. New Orleans, kota yang pernah dilanda badai dahsyat Katrina pada 2005, diprediksi tidak akan dihantam Barry secara langsung. Dampak terburuk Barry akan mengenai area barat dekat kota Lafayette.
 
Gubernur Louisiana John Bel Edwards meminta masyarakat untuk tetap waspada meski kekuatan Barry melemah. "Saya hanya ingin mengingatkan semua orang, bahwa ini baru permulaan," kata Edwards dalam sebuah konferensi pers.
 
Badan Cuaca Nasional AS (NWS) memperidiksi hujan deras di Louisiana akan berlangsung cukup lama karena Barry bergerak lamban. "Banjir bandang berpotensi terjadi, dan juga rentan menimbulkan korban jiwa," sebutnya.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif