Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)
Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)

AS Mundur dari Perjanjian Nuklir INF Era Perang Dingin

Internasional amerika serikat nuklir as-rusia
Willy Haryono • 02 Februari 2019 11:01
Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengumumkan bahwa Washington membekukan sementara partisipasi dalam perjanjian nuklir Intermediate-Range Nuclear Forces (INF). INF adalah perjanjian yang disepakati AS dengan Rusia pada 1987 yang berfungsi memperlambat persaingan sejumlah negara dalam memperbanyak cadangan senjata.
 
Dalam pengumumannya, seperti dilansir dari laman CNN, Jumat 1 Februari 2019, Pompeo mengatakan Rusia telah melanggar INF selama bertahun-tahun "tanpa ada rasa menyesal."
 
"Merupakan tugas kita untuk merespons dengan tepat," lanjut dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perjanjian INF, ditandatangani Presiden Ronald Reagan dan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev, melarang produksi roket nuklir yang diluncurkan dari darat serta misil konvensional dengan jarak luncur antara 500 hingga 5.500 kilometer.
 
Dengan melarang produksi misil yang dapat diluncurkan ke hampir semua negara Eropa, INF membantu meredam ketegangan persaingan membuat senjata di era Perang Dingin.
 
INF juga secara substansial mengurangi terjadinya perang nuklir di Eropa.
 
Rusia dinilai melanggar INF karena telah mengembangkan dan memproduksi misil baru yang dapat dipasangi hulu ledak nuklir dan diluncurkan ke beberapa negara Eropa, termasuk yang terdapat pangkalan militer AS.
 
Namun Moskow membantah telah melanggar INF. Rusia menegaskan rudal jelajah SSC-8 darat terbaru (juga dikenal sebagai Novator 9M729) sesuai dengan batasan Perjanjian INF.
 
Baca:Rudal Baru Rusia di Tengah Perselisihan Nuklir AS
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif