AS Serang Gudang Senjata Suriah untuk Kecam Assad
Dubes AS untuk Indonesia Joseph Donovan (Foto: Marcheilla Ariesta).
Jakarta: Amerika Serikat (AS) bersama Inggris dan Prancis menyerang pangkalan militer sekaligus gudang senjata milik Suriah akhir pekan lalu.
 
(Baca: Dubes AS: Foto Serangan Kimia di Suriah Asli).
 

Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph Donovan mengatakan serangan tersebut untuk memberitahu Pemerintah Suriah bahwa mereka salah telah menggunakan senjata kimia untuk menyerang warga.
 
"Pola agresi terhadap rakyat Suriah sendiri dengan menggunakan senjata kimia merupakan hal tidak benar. Jadi target yang kami pilih terletak pada jantung senjata program kimia ilegal yang dilakukan rezim Suriah," kata Donovan saat ditemui di kediamannya, Jakarta Pusat, Selasa 17 April 2018.
 
Menurut dia, serangan tersebut direncanakan secara hati-hati untuk menekan korban jiwa sipil. Dan hal tersebut, kata Donovan, penting serta memiliki justifikasi.
 
Donovan mengatakan, AS dan sekutu menggunakan perangkat-perangkat diplomasi yang mereka miliki untuk menyingkirkan senjata kimia yang dimiliki Presiden Bashar Al Assad.
 
(Baca: Prancis Punya Bukti Suriah Gunakan Senjata Kimia).
 
Pemerintah Suriah yang bersekutu dengan Rusia menolak mengundang inspektur lembaga pengawas senjata kimia dunia (Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons /OPCW) untuk menyelidiki serangan ssnjata kimia. Hal ini menjadi dasar AS dan sekutu menyerang gudang senjata Suriah di Damaskus.
 
Penyerangan terjadi akhir pekan lalu. Tiga fasilitas militer yang merupakan tempat penyimpanan senjata kimia Suriah diserang menggunakan rudal milik AS dan sekutunya.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id