Juan Guaido dalam sebuah acara di Caracas, Venezuela. (Foto: AFP)
Juan Guaido dalam sebuah acara di Caracas, Venezuela. (Foto: AFP)

Guaido Minta Bantuan Militer AS, Venezuela Geram

Internasional konflik venezuela venezuela
Willy Haryono • 14 Mei 2019 07:33
Caracas: Pemerintah Venezuela geram setelah mengetahui tokoh oposisi Juan Guaido secara terbuka meminta bantuan militer Amerika Serikat. Caracas menilai Guaido telah melakukan langkah "menjijikkan" dalam upaya menjatuhkan Presiden Nicolas Maduro.
 
"Guaido mencoba membuka jalan untuk intervensi militer AS," ujar Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez, dilansir dari laman AFP, Senin 13 Mei 2019.
 
Utusan Guaido, Carlos Vecchio, telah mengirimkan sebuah surat kepada Komando Selatan AS Jenderal Faller. Inti dari surat tersebut adalah mengundang militer AS untuk membicarakan situasi terkini di Venezuela.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami ingin mendiskusikan kerja sama yang lebih erat (dengan AS), dengan tujuan meringankan penderitaan warga Venezuela dan memulihkan demokrasi," tutur Vecchio.
 
Pekan kemarin, Jenderal Faller telah mengingatkan militer Venezuela untuk segera memilih kubu, apakah tetap mendukung seorang "tiran" atau masyarakat sipil. Istilah "Tiran" merujuk pada Maduro.
 
Meski Venezuela dilanda krisis ekonomi dan politik, Maduro tetap berkuasa karena didukung sebagian besar elemen militer. Beberapa negara besar, termasuk Tiongkok dan Rusia, juga masih mendukungnya.
 
Ketegangan politik di Venezuela dimulai sejak Januari lalu, saat Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden interim pengganti Maduro. Guaido menilai masa kepemimpinan Maduro di periode kedua tidak sah karena pemilihan umum berlangsung tanpa diikuti banyak tokoh politik -- sebagian di penjara, beberapa tidak dapat berpartisipasi.
 
Deklarasi Guaido telah diakui lebih dari 50 negara, salah satunya adalah Negeri Paman Sam.
 
Pekan kemarin, Maduro meminta pasukannya untuk "bersiap" menghadapi kemungkinan adanya intervensi militer dari AS. Seruan dilontarkan Maduro saat kubu oposisi mendatangi sejumlah barak militer untuk mendapatkan dukungan dari angkatan bersenjata.
 
Selama ini, Maduro menuduh pemerintah AS mencoba mendorong terjadinya kudeta terhadap dirinya. Ia menuding AS menggunakan Guaido untuk mendepaknya dari kursi kepresidenan.
 
Baca:Tiongkok Kirim 2 Juta Bantuan Medis untuk Venezuela

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif