Prajurit menjaga lokasi ledakan pipa minyak di Hidalgo, Meksiko, 20 Januari 2019. (Foto: AFP/ALFREDO ESTRELLA)
Prajurit menjaga lokasi ledakan pipa minyak di Hidalgo, Meksiko, 20 Januari 2019. (Foto: AFP/ALFREDO ESTRELLA)

Korban Tragedi Pipa Minyak Meksiko Jadi 125 Orang

Willy Haryono • 04 Februari 2019 09:18
Mexico City: Korban tewas ledakan pipa minyak di Meksiko tengah bulan lalu bertambah menjadi 125 orang per Minggu 3 Februari 2019.
 
Seperti dilansir dari laman AFP, sekitar 22 korban selamat masih dirawat di rumah sakit, banyak dari mereka mengalami luka bakar parah hingga 80 persen.
 
Pada 18 Januari, jaringan pipa minyak di negara bagian Hidalgo sengaja dirusak seseorang. Ratusan orang pun berbondong-bondong menjarah bocoran minyak tersebut, sebelum akhirnya ledakan pun terjadi.

Tragedi terjadi saat pemerintah Meksiko sedang meningkatkan upaya pencegahan dan pemberantasan pencurian minyak.
 
Pencurian minyak diperkirakan telah merugikan Meksiko hingga USD3 miliar atau setara Rp41 triliun pada 2017.
 
Ledakan di jaringan pipa dekat Tlahuelilpan itu terjadi sekitar dua jam usai kebocoran pertama kali terjadi. Para korban adalah mereka yang beramai-ramai mengambil minyak di lokasi kebocoran.
 
Minyak curian, atau "huachicol" dalam bahasa Meksiko, dijual di pasaran separuh dari harga minyak standar.
 
Meksiko beberapa kali dilanda ledakan mematikan di titik kebocoran pipa. Pencurian minyak ini merupakan bisnis ilegal berbahaya namun menguntungkan, yang pelakunya biasa melibatkan kartel narkotika atau oknum perusahaan minyak Pemex.
 
Baca: Kelalaian Diduga Menjadi Penyebab Ledakan Pipa BBM Meksiko

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan