Presiden AS Donald Trump tegaskan kembali dukungan untuk Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: AFP).
Presiden AS Donald Trump tegaskan kembali dukungan untuk Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: AFP).

Ketegasan Trump Membela Pangeran Mohammed bin Salman

Internasional Jamal Khashoggi
Fajar Nugraha • 13 Desember 2018 10:52
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa dirinya tetap mendukung Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman, terkait tuduhan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
 
Baca juga: Khashoggi dan Sejumlah Jurnalis jadi 'Person of The Year' Majalah TIME.
 
Trump menegaskan bahwa Pangeran Mohammed tidak terkait sama sekali dengan pembunuhan jurnalis Arab Saudi pengkritik kerajaan ini. Mantan pengusaha properti AS itu menolak berkomentar apakah Pangeran Mohammed terlibat kasus pembunuhan koresponden The Washington Post itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dia pemimpin Arab Saudi. Mereka adalah sekutu yang baik,” ujar Trump, saat diwawancara di Ruang Oval Gedung Putih, seperti dikutip CNBC, Kamis. 13 Desember 2018.
 
Ketika ditanya apakah sikapnya ini berarti mendukung Pangeran Mohammed,-yang juga dikenal dengan sebutan MBS,- Trump hanya merespons: “Untuk saat ini, sudah pasti benar”.
 
Beberapa anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi disebut-sebut berupaya mencegah MBS naik menjadi raja. Hal ini menjadikan Amerika Serikat dan Trump bisa memainkan peran penting, tetapi Trump mengaku tidak pernah mendengar kabar itu.
 
“Jujur saya tidak bisa mengomentari hal itu, karena belum pernah mendengarnya sama sekali. Faktanya, saya lihat dia saat ini sangat berkuasa,” tegas presiden berusia 72 tahun itu.
 
Meskipun Donald Trump mengecam pembunuhan dari Khashoggi, dia menegaskan bahwa sudah mendapatkan penegasan dari Pangeran Mohammed bahwa tidak terlibat dalam pembunuhan itu. Pada akhirnya, Trump pun menghadapi kritikan dari kubu partai pendukungnya sendiri, Partai Republik. Setelah Direktur CIA Gina Haspel memberikan keterangan kepada Kongres, yang menyebutkan bahwa ada kemungkinan MBS memerintahkan pembunuhan tetapi ditolak oleh Trump.
 
Senator Partai Republik Lindsey Graham merupakan salah satu politikus yang mengecam sikap Trump. Menurutnya, Trump sengaja tak melihat kesimpulan bahwa pembunuhan ini sudah direncanakan dan diatur oleh pihak yang menerima perintah dari Pangeran Mohammed bin Salman.
 
Jamal Khashoggi tewas dibunuh di gedung Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki, 2 Oktober lalu. Arab Saudi sudah menangkap 21 orang yang dianggap terlibat dalam kasus ini dan memvonis mati enam diantara tersangka pelaku tersebut.
 


 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi