Misi ini menjadi tonggak penting karena merupakan perjalanan manusia ke Bulan pertama dalam lebih dari setengah abad.
Mendarat selamat usai perjalanan 10 hari
Empat awak misi, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen, mendarat di Samudra Pasifik di lepas pantai San Diego.Pendaratan dilakukan pada pukul 17.07 PDT setelah hampir 10 hari perjalanan, dengan jarak terjauh mencapai 252.756 mil dari Bumi.
“Reid, Victor, Christina, dan Jeremy, selamat datang kembali, dan selamat atas pencapaian yang benar-benar bersejarah. NASA berterima kasih kepada Presiden Donald Trump dan mitra di Kongres karena telah memberikan mandat dan sumber daya yang memungkinkan misi ini dan masa depan Artemis,” kata Administrator NASA Jared Isaacman dikutip dari laman NASA, Sabtu, 11 April 2026.
| Baca juga: Artemis II Resmi Meluncur, Inilah Fakta di Balik Misi Berawak Pertama NASA ke Orbit Bulan |
Artemis II menunjukkan keterampilan, keberanian, dan dedikasi yang luar biasa saat awak mendorong Orion, SLS (Space Launch System), dan eksplorasi manusia lebih jauh dari sebelumnya. Sebagai astronot pertama yang menerbangkan roket dan pesawat ruang angkasa ini, awak menerima risiko signifikan demi pengetahuan yang diperoleh dan masa depan yang ingin kita bangun
"NASA juga mengakui kontribusi seluruh tenaga kerja NASA, bersama dengan mitra internasional kami, yang keahlian dan komitmennya sangat penting untuk keberhasilan misi ini. Dengan selesainya Artemis II, fokus sekarang beralih dengan percaya diri ke perakitan Artemis III dan bersiap untuk kembali ke permukaan bulan, membangun pangkalan, dan tidak pernah menyerah pada Bulan lagi," jelasnya.
Setelah mendarat di Samudra Pasifik, para astronot disambut oleh tim gabungan NASA dan militer AS yang membantu mereka keluar dari pesawat ruang angkasa di perairan terbuka dan mengangkut mereka dengan helikopter ke USS John P. Murtha untuk pemeriksaan medis awal.
Para awak diperkirakan akan kembali ke Pusat Antariksa Johnson NASA di Houston pada hari Sabtu, 11 April.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News