Jamal Khashoggi dikenal sebagai pengkritik keras Kerajaan Arab Saudi. (Foto: AFP).
Jamal Khashoggi dikenal sebagai pengkritik keras Kerajaan Arab Saudi. (Foto: AFP).

Rekaman Suara Sebut Khashoggi sebagai ‘Domba Kurban’

Internasional Jamal Khashoggi
Fajar Nugraha • 20 Juni 2019 07:28
New York: Rekaman suara penyelidikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait kematian jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi menunjukkan detail pembunuhan Oktober 2018 lalu.
 
Baca juga: Penyelidikan Kematian Khashoggi Sasar Putra Mahkota Saudi.
 
Berdasarkan rekaman suara yang diselidiki oleh pelapor khusus Agnes Callamard, mengonfirmasi laporan pembunuhan terhadap koresponden the Washington Post itu. Adapun penyelidikan dilakukan sejak 29 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua dari tersangka pembunuh Khashoggi yang menunggu di Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, mengkhawatirkan tugas yang sedang dihadapi.
 
“Akankah ‘mungkin untuk memasukkan bagasi ke dalam tas?" Tanya Maher Mutreb, seorang perwira intelijen Saudi yang bekerja untuk penasihat senior putra mahkota, menurut laporan Agnes Callamard, pelapor khusus PBB tentang eksekusi di luar proses hukum.
 
"Tidak. Terlalu berat,” jawab Salah al-Tubaigy, seorang dokter forensik Kementerian Dalam Negeri yang akan memotong-motong dan membuang mayat itu, menurut laporan itu. Dia berharap pekerjaannya “mudah”.
 
“Sendi-sendi akan dipisahkan. Itu bukan masalah. Tubuh itu berat. Pertama kali saya memotong di tanah. Jika kita mengambil kantong plastik dan memotongnya, itu akan selesai. Kami akan membungkus mereka masing-masing,” imbuh Tubaigy melanjutkan berdasarkan laporan Callamard, seperti dikutip AFP, Kamis, 20 Juni 2019.
 
Mutreb dan 10 tersangka lainnya sekarang diadili dalam sidang tertutup di Arab Saudi untuk tindakan mereka.
 
Menteri negara untuk urusan luar negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, menolak laporan itu sebagai bukan hal baru. Menuturnya tuduhan itu tidak berdasar.
 
Laporan juga menyebut Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan pejabat senior Saudi lainnya untuk diselidiki atas tanggung jawab mereka. Hal ini didasarkan pada rekaman dan pekerjaan forensik yang dilakukan oleh penyelidik Turki dan informasi dari persidangan di Arab Saudi.
 
Khashoggi, seorang kritikus pangeran dan kolumnis Washington Post, terakhir terlihat di konsulat tempat ia akan menerima dokumen sebelum pernikahannya.
 
“Kunjungan awal beberapa hari sebelumnya memicu persiapan untuk ‘misi khusus dan sangat rahasia’ termasuk reservasi perjalanan dan percakapan yang melibatkan Mutreb, atase keamanan di konsulat dan konsul jenderal,” kata laporan itu.
 
Dalam satu panggilan telepon, Mutreb diberi tahu bahwa Khashoggi akan kembali minggu berikutnya: “Ya, kami semua terkejut. Kami baru saja berbicara. Saya bilang 'apa kabar'? Tidak ada sesuatu yang resmi tetapi diketahui bahwa ia adalah salah satu dari orang yang dicari."
 
Terjadi di wilayah Konsulat
 
Sebelumnya Amerika Serikat mengeluarkan laporan yang menyimpulkan bahwa pembunuhan itu disengaja dan direncanakan. CIA dan beberapa negara Barat percaya putra mahkota memerintahkan pembunuhan, yang disangkal pejabat Saudi.
 
Berbagai media telah menerbitkan isi dari beberapa rekaman yang diperoleh dari dalam konsulat, tetapi laporan pelapor mengungkapkan rincian baru yang mengerikan.
 
Di akhir pertukaran dengan Tobaigy, Mutreb bertanya apakah "domba kurban" telah tiba. Tidak disebutkan nama Khashoggi, tetapi dua menit kemudian dia memasuki gedung.
 
Dia diantar ke kantor konsul jenderal di lantai dua tempat dia bertemu Mutreb, yang dia tahu pernah bekerja sama di Kedutaan Besar Saudi di London tahun sebelumnya.
 
Pada satu titik, Mutreb memberitahu Khashoggi untuk mengirim pesan teks kepada putranya. "Apa yang seharusnya saya katakan? Sampai jumpa lagi? Saya tidak bisa mengatakan penculikan, "jawab Khashoggi.
 
“Pesan singkat," jawabnya. "Buka jaketmu."
 
"Bagaimana ini bisa terjadi di kedutaan?" Kata Khashoggi. "Aku tidak akan menulis apa pun."
 
"Ketik Jamal. Percepat. Bantu kami sehingga kami dapat membantu Anda karena pada akhirnya kami akan membawa Anda kembali ke Arab Saudi dan jika Anda tidak membantu kami, Anda tahu apa yang akan terjadi pada akhirnya; biarkan masalah ini menemukan akhir yang baik,” kata Mutreb.
 
Laporan itu mengatakan sisa rekaman berisi suara gerakan seperti terengah-engah berat dan lembaran plastik yang dibungkus, yang disimpulkan intelijen Turki setelah kematian Khashoggi ketika pejabat Saudi memotong tubuhnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif