Oki Rengga saat jadi supporter PSMS Medan vs Persija Jakarta (Foto: Instagram @okirengga33)
Oki Rengga saat jadi supporter PSMS Medan vs Persija Jakarta (Foto: Instagram @okirengga33)

Oki Rengga Minta Maaf Usai Larang Suporter PSMS Medan Bentangkan Spanduk Karhutla

Basuki Rachmat • 06 November 2026 18:33
Ringkasnya gini..
  • Oki Rengga merilis video klarifikasi di Instagram dan meminta maaf atas kegaduhan terkait video keributan dengan sesama suporter PSMS Medan.
  • Ia membantah melarang pembentangan spanduk karhutla dan menegaskan hanya menawarkan jalan tengah agar suporter fokus mendukung tim di pertandingan.
  • Oki juga meluruskan tuduhan pencekikan serta meyakinkan publik bahwa dirinya tetap berkomitmen mendukung perjuangan menyuarakan isu karhutla.
Jakarta: Komika sekaligus aktor Oki Rengga akhirnya menyampaikan permintaan maaf terkait keributan yang melibatkan dirinya dengan sesama suporter PSMS Medan di tribun Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, pada Selasa, 3 November 2026. Perselisihan tersebut mencuat setelah Oki diduga melarang seorang suporter membentangkan spanduk berisi pesan tentang kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebelumnya, nama Oki menjadi sorotan warganet setelah video dirinya terlibat adu mulut dengan seorang suporter beredar di media sosial. Peristiwa itu terjadi saat ia menyaksikan pertandingan PSMS Medan melawan Persija Jakarta dalam laga pembuka Grup A I.League Cup 2026/2027.

Dalam rekaman tersebut, Oki terdengar meminta agar spanduk dibentangkan setelah pertandingan berakhir. Ia beralasan para suporter sebaiknya memusatkan perhatian untuk mendukung PSMS Medan selama laga berlangsung.

Setelah beberapa hari menjadi perbincangan, Oki akhirnya memberikan penjelasan melalui video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 6 November 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul akibat peristiwa tersebut.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya untuk video, untuk narasi, dan keributan yang saya munculkan beberapa hari ini. Saya minta maaf, karena di luar sudah semakin besar dan semakin ke mana-mana narasinya," ungkap Oki Rengga.

Bintang film Agak Laen itu juga membantah anggapan bahwa dirinya melarang aksi pembentangan spanduk karhutla. Oki menjelaskan, saat itu ia hanya ingin menikmati pertandingan yang telah lama dinantikan para pendukung PSMS.

"Terkait narasi yang (menyebutkan) aku melarang suporter membentangkan spanduk Karhutla, di sini yang sebenarnya terjadi adalah ketika itu aku lagi nonton pertandingan PSMS lawan Persija. Itu pertandingan besar pertama lagi yang kita tonton setelah bertahun-tahun PSMS enggak punya pertandingan sebesar itu. Jadi euforianya besar sekali," tuturnya.

Oki kemudian menceritakan awal mula dirinya mendatangi sejumlah suporter di tribun lain. Saat itu, ia melihat mereka tengah berdiskusi mengenai waktu yang tepat untuk membentangkan spanduk. Karena pembicaraan tersebut mulai mengalihkan perhatian dari pertandingan, Oki mengaku mencoba menawarkan jalan tengah.

"Bang, gini aja, gimana kalau spanduknya nanti aja kita pasang setelah pertandingan? Sekarang kita dukung PSMS aja dulu, kita nonton pertandingan. Aku yang bakal megang nantinya. Gimana, Bang?' Dan mereka, 'Oke, Bang. Oke. Oke, sepakat, Bang. Oke, Bang. Siap, Bang Oki,' gitu," ungkap Oki menirukan percakapan saat itu.
 

Setelah merasa mendapat kesepakatan, Oki kembali menyaksikan pertandingan. Namun, diskusi di antara para suporter ternyata masih berlanjut hingga akhirnya ia kembali mendatangi mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Oki mengaku dihampiri seorang suporter yang menyampaikan kekhawatirannya mengenai banyaknya korban akibat karhutla. Ia menyebut orang tersebut merupakan suporter yang kepalanya sempat ia pegang dalam video yang beredar dan kemudian memunculkan narasi bahwa dirinya melakukan pencekikan.

"Ada orang yang datang dan bilang sama aku sambil nangis, 'Bang, tapi memang udah banyak kali korbannya.' Nah, itu adalah orang yang kepalanya aku pegang, yang narasinya bilang aku mencekik orang. Kepalanya kupegang, aku bicara di depannya, 'Aku tahu Bang, Abang tahu? Bahkan aku sampai hampir dibunuh pemerintah gara-gara ini. Aku mau dibunuh pemerintah karena ini,' itu yang aku bilang," ujar Oki.

Ia mengakui emosinya mungkin ikut memengaruhi cara dirinya merespons situasi tersebut.

"Aku bicara kayak gitu mungkin karena emosi atau adrenalinku, ya," ucapnya.

Menutup klarifikasinya, Oki menegaskan bahwa dirinya tetap mendukung orang-orang yang selama ini menyuarakan persoalan karhutla. Ia juga meminta maaf apabila sikapnya selama ini dianggap tidak menunjukkan kepedulian terhadap isu tersebut.


"Aku pastikan aku selalu ada di barisan teman-teman yang selama ini bersuara. Aku minta maaf karena kalian merasa aku selama ini diam saja, padahal selama ini aku dimaki, aku dikata-katain, dapat ancaman segala macam, aku tidak pernah mempermasalahkan itu. Jadi sekali lagi saya minta maaf," tutup Oki Rengga.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA