Rekor itu tercipta setelah The Weeknd menuntaskan rangkaian tur stadionnya lewat pertunjukan terakhir di TM Stadium National, Kuala Lumpur. Berdasarkan data yang dikonfirmasi promotor Live Nation, After Hours Til Dawn kini menempati posisi ketiga dalam daftar tur konser dengan pendapatan terbesar sepanjang sejarah.
Dua posisi teratas masih dikuasai Taylor Swift lewat The Eras Tour yang menghasilkan lebih dari USD2 miliar (senilai Rp36,26 triliun) disusul Coldplay dengan Music of the Spheres yang meraup lebih dari USD1,5 miliar (senilai Rp27,19 triliun)
Sebelumnya, rekor tur konser terlaris oleh artis pria dipegang Elton John melalui Farewell Yellow Brick Road. Tur tersebut mencatatkan pendapatan lebih dari USD939 juta (senilai Rp17,02 triliun) sebelum akhirnya dilampaui oleh The Weeknd.
Baca Juga :
Album The Black Parade My Chemical Romance Debut di Puncak Billboard 200 Setelah 20 Tahun
Empat Tahun Tur, 176 Pertunjukan di Seluruh Dunia
Perjalanan After Hours Til Dawn dimulai pada Juli 2022. Selama kurang lebih empat tahun, tur ini telah menyambangi 67 kota di 30 negara yang tersebar di lima benua, dengan total 176 pertunjukan. Lebih dari 9 juta tiket berhasil terjual sepanjang rangkaian konser tersebut.
The Weeknd membawa tur ini ke berbagai kawasan, mulai dari Amerika Utara, Eropa, Inggris, Amerika Latin, Australia, hingga Asia. Tingginya minat penonton di sejumlah wilayah bahkan membuatnya menambahkan jadwal konser di berbagai kota.
Sepanjang 2026 saja, After Hours Til Dawn berhasil menjual lebih dari 3 juta tiket dengan pendapatan melampaui USD500 juta (senilai Rp9 triliun). Angka tersebut turut mendorong total pemasukan tur hingga menembus USD1,3 miliar.
Antusiasme serupa juga terlihat dalam rangkaian konser Asia yang menjadi penutup perjalanan tur. Dari semula 11 jadwal yang diumumkan, jumlah pertunjukan bertambah menjadi 17 konser karena tingginya permintaan penggemar. Di antaranya, The Weeknd menggelar tiga pertunjukan di Bangkok dan empat malam di Hong Kong.