Dalam wawancara terbaru bersama Entertainment Tonight, Depp mengisyaratkan bahwa peluangnya untuk kembali ke waralaba tersebut berkaitan erat dengan hubungan baiknya bersama produser Jerry Bruckheimer.
Ia bahkan mengaku terbuka untuk kembali bekerja sama dengan sahabat lamanya tersebut.
"Jika semuanya sudah berada di jalur yang tepat untuk menentukan bagaimana kelanjutan waralaba Pirates ini, satu-satunya keterlibatan yang benar-benar saya inginkan adalah membantu mereka mengakhiri kisah ini dengan cara yang lebih baik," tutur Johnny Depp, dikutip dari Variety pada Rabu, 4 November 2026.
Depp juga menegaskan bahwa dirinya masih memiliki kepercayaan besar terhadap Bruckheimer. Baginya, hubungan persahabatan yang telah terjalin menjadi alasan kuat untuk kembali bekerja sama dalam proyek film apa pun.
"Saya bisa bekerja sama dengan [Jerry] Bruckheimer besok untuk proyek apa pun. Tidak masalah apa pun itu. Selama bersama Jerry, saya percaya kepadanya. Kami punya persahabatan yang sangat erat," ungkapnya.
Sebelumnya, Bruckheimer sempat membicarakan peluang kembalinya Depp dalam proyek terbaru Pirates of the Caribbean. Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly pada musim panas 2025, sang produser mengaku telah menjalin komunikasi dengan Depp dan optimistis Jack Sparrow masih berpeluang muncul dalam film berikutnya.
Namun, Bruckheimer menegaskan bahwa keputusan tersebut sangat bergantung pada kualitas naskah dan pengembangan karakter. Menurutnya, tim produksi masih berupaya menemukan cerita yang tepat sebelum proyek tersebut benar-benar diwujudkan.
"Jika dia menyukai naskah dan bagaimana karakternya ditulis, saya rasa dia bersedia melakukannya. Seperti yang kita tahu, semuanya bergantung pada apa yang tertulis di halaman naskah. Kami masih mengerjakan skenarionya. Kami ingin membuat film ini, hanya saja kami harus mendapatkan naskah yang tepat. Sejauh ini memang belum sampai ke sana, tetapi kami sudah hampir menemukannya," ujar Bruckheimer.
Johnny Depp sebelumnya telah memerankan Jack Sparrow dalam lima film Pirates of the Caribbean yang dirilis pada periode 2003 hingga 2017. Waralaba tersebut menjadi salah satu kesuksesan besar Disney di box office global. Dua filmnya, Dead Man's Chest (2006) dan On Stranger Tides (2011), bahkan masing-masing berhasil meraup pendapatan lebih dari USD1 miliar (senilai Rp18,1 triliun).
Meski begitu, masa depan Depp dalam waralaba tersebut sempat menjadi tanda tanya setelah ia menghadapi sejumlah persoalan hukum. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah persidangan gugatan pencemaran nama baik terhadap mantan istrinya, Amber Heard, pada 2022.
Kini, Depp perlahan berupaya membangun kembali kariernya di industri perfilman Hollywood. Ia dijadwalkan membintangi film bertema liburan berjudul Ebenezer yang didukung Paramount dan akan dirilis pada November 2026.
Sepanjang keterlibatannya sebagai pemeran utama, lima film Pirates of the Caribbean yang dibintangi Depp telah mengumpulkan pendapatan sekitar USD4,5 miliar (senilai Rp81,83 triliun) di box office seluruh dunia.
Angka tersebut menunjukkan besarnya daya tarik Jack Sparrow bagi penonton, sekaligus membuat peluang kembalinya Depp menjadi salah satu hal yang dinantikan penggemar.
Baca Juga :