Russell Brand (Foto: Facebook/Russell Brand)
Russell Brand (Foto: Facebook/Russell Brand)

Aktor Russell Brand Dinyatakan Bersalah atas Pemerkosaan, Terancam Hukuman Berat

Rafi Alvirtyantoro • 06 November 2026 11:05
Ringkasnya gini..
  • Majelis juri menyatakan Russell Brand bersalah atas satu dakwaan pemerkosaan dan tiga tindakan kekerasan seksual.
  • Permohonan penangguhan penahanan ditolak sehingga terdakwa harus mendekam di sel hingga vonis resmi dijatuhkan.
  • Jaksa penuntut umum menilai terdakwa memanfaatkan pengaruh besar dan statusnya untuk memaksakan tindakan seksual.
Jakarta: Aktor Russell Brand telah dinyatakan bersalah atas tindakan pemerkosaan dan kekerasan seksual. Atas kasus tersebut, ia terancam dijatuhi hukuman yang berat.

Melansir BBC, Russell Brand terbukti melakukan satu aksi pemerkosaan serta tiga tindakan kekerasan seksual setelah majelis juri bermusyawarah selama delapan setengah jam. Namun, ia dibebaskan dari dua dakwaan pemerkosaan lain dan satu tuduhan percobaan penyerangan tidak senonoh.

 

Hukuman Berat dan Penyelidikan Baru


Russell Brand harus mendekam di sel hingga pembacaan vonis pada Senin, 9 November 2026, menyusul penolakan permohonan penangguhan penahanannya.

Pengisi suara film Despicable Me ini diperkirakan akan dijatuhi hukuman penjara dalam durasi yang signifikan. Pada saat yang sama, Kepolisian Metropolitan London masih terus melangsungkan penyelidikan atas laporan pemerkosaan baru dari dua wanita lainnya.

Hakim Bennathan pun telah memperingatkan terdakwa untuk bersiap menghadapi hukuman kurungan yang berat.
   

Kesaksian Korban dan Rincian Dakwaan


Persidangan yang berlangsung selama empat pekan di Pengadilan Southwark Crown, London, ini menghadirkan kesaksian dari enam wanita terkait rangkaian peristiwa kekerasan seksual sepanjang kurun 1999 hingga 2009. Para korban membeberkan bagaimana terdakwa memanfaatkan status dan pengaruh besarnya untuk memaksakan tindakan seksual.

Rincian vonis bersalah tersebut mencakup pemerkosaan terhadap seorang penggemar seusai acara komedi tunggal di Hammersmith Apollo pada 2009, tindakan menggerayangi pekerja MTV dalam sebuah acara di bar daerah Soho pada 2004, pelecehan terhadap pegawai Choice FM di gedung Capital Radio sekitar 2004 atau 2005, serta kekerasan seksual terhadap staf Channel 4 yang dipaksa memijatnya pada 2009.

Adapun untuk tuduhan pemerkosaan terkait wanita yang ditemuinya pada sela-sela kegiatan partai politik di Bournemouth tahun 1999 serta dugaan percobaan menyeret karyawan MTV ke toilet pada 2001, majelis juri menyatakan terdakwa tidak bersalah.

Saat putusan dibacakan, Russell Brand tidak memperlihatkan reaksi emosional, selain sempat menyampaikan ungkapan kasih sayang kepada istrinya serta meyakinkan tim pengacaranya bahwa kondisinya baik-baik saja sebelum meninggalkan ruang sidang.
   

Penolakan Penangguhan dan Argumen Penuntut Umum


Meski Russell Brand terus berdalih sebagai korban konspirasi media dan mengklaim sangat menjunjung tinggi prinsip persetujuan dalam berhubungan intim, majelis juri dihadapkan pada pembuktian kuat dari para korban.

Penuntut umum turut membeberkan tulisan Brand dalam bukunya yang terbit pada 2007 mengenai pandangannya tentang seks, serta keterangan rekan-rekannya tentang ambisi terdakwa untuk meniduri ribuan wanita.

Penolakan atas permohonan bebas sementara pada akhir pekan—yang sempat diminta sang aktor untuk memberi penjelasan kepada anak-anaknya—didasarkan pada pertimbangan hakim mengenai melimpahnya sumber daya terdakwa yang menimbulkan kekhawatiran tinggi bahwa ia tidak akan hadir memenuhi vonis hukumannya.

Penuntut umum mendeskripsikan Russell Brand sebagai sosok manipulator yang menyalahgunakan kekuasaan demi pemenuhan keserakahan seksual tanpa memedulikan dampak bagi korban.

"Seiring kariernya yang menanjak, ia memanfaatkan setiap kesempatan untuk memanipulasi dan melecehkan wanita di sekitarnya. Meski taktiknya bervariasi, inti dari setiap penyerangan adalah penyalahgunaan kekuasaan dan keserakahan seksual, disertai pengabaian total terhadap dampak tindakannya,” jelas jaksa senior dari unit pemerkosaan dan kejahatan seksual berat London, David Roberts, dikutip dari BBC, pada Jumat, 6 November 2026.
   

Reaksi Keluarga dan Awal Mula Kasus


Sementara itu, ayah Russell Brand mengaku sangat terkejut dan tidak menyangka atas putusan tersebut.

“Saya benar-benar tidak menyangka ini akan terjadi—ini keliru... ini sangat menghancurkan hati,” ucap ayah Russell Brand.

Russell Brand sendiri dalam persidangan mengakui bahwa masa lalunya diwarnai obsesi seksual dan kebiasaan berganti-ganti pasangan yang tidak bertanggung jawab. Namun, tim kuasa hukumnya tetap menegaskan bahwa seluruh hubungan seksual tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka dan tidak melanggar hukum.

Dugaan kejahatan ini pertama kali mencuat pada September 2023 melalui investigasi bersama media The Times, Sunday Times, dan program Dispatches Channel 4. Russell Brand, yang meniti karier dari komika hingga presenter televisi terkenal, bintang film Hollywood, dan belakangan aktif sebagai komentator media sosial, sempat membantah keras seluruh tuduhan tersebut.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA