Erix Soekamti Tetap Menjauh dari Keriuhan Politik
Erix Soekamti (foto: Medcom/Purba)
Jakarta: Dalam era ketika sejumlah selebritas dan musisi aktif bersuara lebih kencang mengenai politik pemerintahan, Erix Soekamti bertahan dengan sikapnya. Pentolan grup Endank Soekamti ini memilih tetap menjauh dari keriuhan tersebut.

"Sikap kami, tidak mau terjun ke politik. Dari dulu, komitmen kami tidak mau menyentuh politik, kami hanya ada di ranah kreatif dan sekarang edukasi. Kami aktif di pendidikan," kata Erix saat ditemui Medcom.id di Jakarta awal pekan ini.

"Aku enggak mau ke situ karena aku enggak ngerti. Kenapa enggak ngerti? Karena enggak ada ketertarikan," sambungnya.


Menurut Erix, siapapun presiden yang pernah menjabat, dia dan kawan-kawan dari Endank Soekamti Yogyakarta tetap menjalankan usaha secara mandiri tanpa bantuan pemerintah. Salah satunya adalah kontribusi mereka dalam bidang pendidikan lewat sekolah non-formal bernama DOES University. Sekolah ini telah berhasil mendidik lima angkatan dan sedang bersiap untuk angkatan keenam pada Januari 2019.

"Sama saja kok. Ganti presiden juga aku tetap usaha sendiri. Aku bangun DOES University, siapa yang bantu? Kami juga enggak ngemis-ngemis, enggak ngomel, enggak merundung, enggak protes. Apa yang bisa kami lakukan, ya lakukan saja. Jadi ya enggak penting (pilihan politik), yang penting fokus dengan karya sendiri sebagai kontribusi kami sebagai musisi," tutur Erix.

"Dari dulu, aku mensucikan diri sebagai musisi dan kreator," imbuhnya.

Terkait DOES, Erix bercerita bahwa animator lulusan mereka telah bekerja di sejumlah studio berbagai kota, antara lain Batam (Infinite), Jakarta (Lumine), Surabaya, dan Malang. Ada juga animator yang ikut mengerjakan film laga Foxtrot Six.

Selain bermusik, Erix juga menekuni hobinya dalam bidang sinematografi. Dia telah membuat banyak karya video yang sebagian diunggah di kanal YouTube pribadi. Dalam waktu dekat, bersama Dian Sastrowardoyo dan Yandy Laurens, dia akan menjuri film-film pendek dalam program kompetisi Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2018.

"Ini kesempatan besar sekali untuk bisa belajar langsung dan berdekatan dengan industrinya. Kalau juri untuk festival-festival kecil, sudah sering. Baru kali ini dilibatkan (dalam festival besar)," tukas Erix.



(ELG)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id