Pandji Pragiwaksono (Foto: Medcom/Rafi)
Pandji Pragiwaksono (Foto: Medcom/Rafi)

Digunakan Wapres Gibran, Ini Lirik dan Makna "Lagu Melayu" - Pandji Pragiwaksono

Elang Riki Yanuar • 10 Januari 2026 14:00
Jakarta: Nama komika Pandji Pragiwaksono sedang menjadi sorotan usai penampilan komedi spesialnya, Mens Rea, tayang di platform Netflix. Konten dari acara ini yang banyak diisi dengan sindiran terhadap pemangku jabatan tak lepas dari perhatian Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka.
 
Melansir dari unggahan akun Instagram pribadi Gibran @gibran_rakabuming (2/1), Wapres RI tersebut mengunjungi studio XR Doss Guava milik sutradara Upie Guava, pencipta film Pelangi di Mars. Menariknya, ia menggunakan lagu “Lagu Melayu” milik Pandji Pragiwaksono dalam unggahan ini. 

Makna “Lagu Melayu” - Pandji Pragiwaksono

“Lagu Melayu” merupakan lagu rap yang dirilis oleh Pandji Pragiwaksono pada tahun 2018. Single berdurasi 4 menit ini menjadi trek keempat dari album TAKKAN USAI (2018) bersama dengan lagu “DPR”, “Menoleh”, dan “Mulanya Biasa Saja.”
 
Digunakan Wapres Gibran, Ini Lirik dan Makna Lagu Melayu - Pandji Pragiwaksono

Lirik "Lagu Melayu" menggambarkan sejumlah tempat lokal terkenal di Indonesia seperti Pantai Samalona Makassar, Belitung, Pulau Siladen, hingga desa Sumberejo Lampung Utara. Sesuai gaya Pandji, lagu ini berisi pesan untuk tetap mencintai Tanah Air dan bukan sekadar lagu guyon belaka. 

Lirik “Lagu Melayu” - Pandji Pragiwaksono


Bangun pagi, buka jendela di Bukit Tinggi
 
Udara segar masuk ke kamar, rebahan bentar (Tidur lagi)
 
Atau niat bangun pagi-pagi lihat sunrise di Borobudur asik sendiri
 
Atau ke Kupang menatap pantai bersantai kita sambil mengopi
 
Pernahkah engkau sendiri di pantai Samalona Makassar
 
Atau ke Belitung lalu ke pantai foto-foto di depan batu yang besar
 
Atau Manado di bulan juli, kekayaan lautnya lebih di Bali
 
Di pantai pulau Siladen menatap Manado tua terasa keren
 
Main bola dengan pemuda, di desa Sumberejo Lampung Utara
 
Atau main basket dengan penuh gaya di stadion DBL arena Surabaya
 
Dimana pun kita berada selama berdiri di Indonesia
 
Harus bangga harus berkarya dan harus dengarkan lagu saya
 
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
 
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
 
Jangan pernah malu punya darah Melayu
 
Karena itu kekayaan milik bangsamu
 
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
 
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
 
Jangan pernah malu punya darah Melayu
 
Karena itu kekayaan milik bangsamu
 
Banyak orang di Indonesia hanya pergi ke kota-kota yang sama
 
Libur ke Singapur atau ke Malaysia
 
Weekend ke Bandung pulang ke Jakarta
 
Hanya tau tentang Indonesia dari berita, tv dan koran saja
 
Bukalah kopermu isi dengan baju, banyak destinasi yang bisa dituju (Yah)
 
Pernahkah kau ada seorang kawan, ngopi kentong susu jahe di belandongan
 
Atau di Medan ke nelayan nikmati seporsi pancake durian
 
Sempatkan untuk meluncur ke Padang makan sate Padang Mak Syukur
 
Atau di Malang duduk dengan tenang
 
Dengan secangkir hangat wedang secang
 
Apalagi kau ragu untuk menjelajahi negerimu
 
perjalanan pesawat tak makan waktumu
 
Kecuali Papua hanya setidurmu
 
Siapa lagi kalau bukan kamu yang jadi duta untuk bangsamu
 
Negeri yang kaya kamu pun tau, sekarang giliran dunia yang tau
 
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
 
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
 
Jangan pernah malu punya darah Melayu
 
Karena itu kekayaan milik bangsamu
 
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
 
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
 
Jangan pernah malu punya darah Melayu
 
Karena itu kekayaan milik bangsamu
 
Anak-anak yang ada dimana-mana
 
Semua punya senyum yang sama
 
Semua simpan mimpi yang sama
 
Sayang sekali oleh kakaknya yang darah Melayu digoda-goda
 
Charlie, lanjutkanlah kau berkarya
 
Mungkin kelak kita bisa
 
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
 
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
 
Jangan pernah malu punya darah Melayu
 
Karena itu kekayaan milik bangsamu
 
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
 
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
 
Jangan pernah malu punya darah Melayu
 
Karena itu kekayaan milik bangsamu
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan