"Jadi baru ketahuan terkena kanker rahim," kata Gia, ketika dihubungi wartawan, Senin 23 Maret 2020.
Sebulan mengetahui memiliki kanker, Purwaniatun langsung menjalani operasi. Saat itu kondisi kanker rahimnya masih berukuran kecil.
“Jadi setelah tahu kanker rahim langsung minta diangkat, masih kecil gitu (kankernya). Makanya dia minta buru-buru segera (diangkat),” papar dia.
Namun, Gia bilang, kondisi kesehatan neneknya itu justru menurun pasca menjalani operasi. Dia hanya sempat sadar selama dua hari sebelum kondisinya semakin kritis.
“Dua hari doang sadarnya, terus memburuk,” sambung dia.
Purwaniatun dinyatakan meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama 40 hari. Dia menghembuskan napas terakhir di usianya yang ke-66 tahun.
“Kira-kira sekarang hari ke-40, setelah operasinya di ICU,” tutupnya.
Semasa hidupnya, Purwaniatun sudah malang-melintang membintangi sejumlah sinetron dan film layar lebar. Adapun beberapa judul yang pernah dia bintangi seperti Kawin Gantung, Pocong vs Kuntilanak, dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News