CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. mengatakan Recording Academy pada dasarnya dibentuk untuk melayani seluruh insan musik dan memastikan tidak ada suara maupun komunitas yang terabaikan atau disalahpahami.
“Terlepas dari niat dan keinginan kami untuk menjadi lebih inklusif, ada sejumlah artis di bidang ini yang merasa kategori tersebut tidak merepresentasikan musik yang mereka ciptakan dengan penuh kerja keras, dengan cara yang mereka inginkan,” ujarnya kepada billboard, dikutip Minggu, 16 Agustus 2926.
| Baca juga: BTS Tak Ikut Grammy 2027 Sebagai Bentuk Protes, Ini Alasannya |
Sebagai seorang musisi, Harvey mengaku memahaminya. Ia juga memperhatikan keresahan tersebut, serta menegaskan bahwa manajemen dan Dewan Academy berkomitmen mengevaluasi kategori itu.
“Manajemen dan Dewan berkomitmen untuk bekerja sama agar dapat terus mengikuti perkembangan tersebut dan memastikan para musisi yang ingin kami hormati benar-benar merasa dilihat dan didengar melalui tindakan kami,” tutur Harvey.
Perubahan sikap tersebut menunjukkan perbedaan dibandingkan respons awal Mason terhadap keputusan BTS untuk memboikot kategori tersebut. Saat itu, ia lebih tegas membela penghargaan baru tersebut.
| Baca juga: Grammy Awards 2027 Tambah 5 Kategori Baru, Termasuk Pop Asia! |
“Tujuan dari kategori baru ini adalah memberikan sorotan khusus kepada para artis penting ini,” kata Mason beberapa waktu lalu.
Recording Academy mengumumkan kategori baru Best Asian pop pada Juni 2026 dan dijadwalkan debut pada Grammy tahun depan. Namun, BTS mengatakan mereka tidak akan mengajukan album baru mereka, Arirang.
Sementara itu, periode kelayakan karya baru untuk Grammy 2027 akan ditutup pada 28 Agustus, sedangkan nominasi dijadwalkan diumumkan pada 16 November. Grammy Awards 2027 akan digelar di Crypto.com Arena, Los Angeles, pada 7 Februari 2027.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda